Pesawat Lion Air Diduga Jatuh Saat Hendak Kembali ke Bandara Soetta

36
Bangkai pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di laut Karawang, Jawa Barat, sempat meminta kembali atau return to base (RTB) ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sebelum hilang kontak. Diduga pesawat jatah saat berbalik arah hendak ke Cengkareng.

Hal itu disampaikan, Kepala Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan, Bagus Sunjoyo dalam konfrensi pers baru-baru ini.

Bagus membenarkan bahwa pilot Lione Air JT-610, Bhavve Suneja meminta RTB. Namun setelah itu tidak ada lagi kontak. “Betul ada permintaan RTB. Tapi setelah itu tidak ada lagi kontak, jadi mungkin pas ingin kembali ke Jakarta itu terjatuh,” kata Bagus kepada wartawan, Senin (29/10/2018) sore.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air JT-610 lepas landas dari Bandara Soetta pada pukul 06.20 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang pada pukul 07.20 WIB.

Namun baru 13 menit setelah lepas landas, radar kehilangan kontak dengan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610.

Belakangan diketahui, pesawat yang mengangkut 189 penumpang termasuk kru pesawat itu jatuh di Laut Karawang. Saat ini tim basarnas masih melakukan evakuasi.

Sementara itu Basarnas dan pihak Lion Air membuka posko atau crisis centre di Terminal 1B Bandara Soetta, Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta dan Bandara Depati Amir Pangkal Pinang.

“Tapi nanti akan dipusatkan di Halim. Meski yang di Cengkareng ini tetap dibuka tapi Halim jadi posko utama,” jelas Bagus.

Tim SAR lakukan pencarian pesawat Lion Air JT 610/Ist.

Dari keterangan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syaugi, pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu hilang kontak pada ketinggian 2.500 kaki, kemudian jatuh di perairan Laut Karawang.

“Tim kami sudah tiba di lokasi jatuhnya pesawat dan menemukan serpihan pesawat dan potongan (tubuh korban). Pesawat jatuh di laut dengan kedalaman sekitar 30-35 meter),” jelas M Syaugi.

Personel Basarnas juga langsung melakukan penyelaman untuk mencari korban di dalam perairan laut Karawang.

Menurut Syaugi, pihaknya mendapat konfirmasi soal adanya pesawat hilang kontak sekira pukul 06.50 WIB, dan langsung mengerahkan 3 kapal laut dan satu helikopter untuk melakukan pencarian.

“Titik lokasi jatuhnya pesawat berjarak 25 mil dari Tanjung Priok, Jakarta dan 11 mil dari Tanujng Karawang,” jelasnya.

(fat/pojoksatu/radartasikmalaya)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.