Pesawat PK Terbakar di Bandara, Simulasi Latihan Crash Team TA 2019 di Lanud Wiriadinata

157
0
LATIHAN. Personel crash team memadamkan pesawat yang terbakar dalam latihan di Lanud Wiriadinata, Rabu (18/12). Ujang nandar / radar tasikmalaya

CIBEUREUM – Lanud Wiriadinata Tasikmalaya melaksanakan Latihan Crash Team TA 2019 di Landasan Udara, Rabu (18/12). Kegiatan itu untuk menguji coba kesiapsiagaan TNI AU bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penerbangan.

Latihan itu diawali dengan distress call (panggilan darurat) pada 03.00 UTC melaporkan pesawat PK-XXZZ yang sedang melaksanakan navigasi dengan rute Tunggul Wulung (Cilacap)-Nusawiru-Wiriadinata (Tasikmalaya)-Tunggul Wulung minta izin untuk mendarat di Lanud Wiriadinata karena ada gangguan pada engine pesawat kemarin. Petugas tower menginformasikan kecepatan dan arah angin serta mengarahkan pesawat untuk mendarat dari arah runway 15 menuju runway 33.

Petugas tower melaporkan permintaan pendaratan darurat kepada Komandan Lanud dan Kadisops serta menginformasikan kepada petugas pemadam kebakaran Bandara Wiriadinata, crash team yang terdiri dari evakuator serta tim kesehatan untuk bersiaga.

Pesawat PK-XXZZ datang dari arah runway 15 berusaha mempertahankan kecepatan serta posisi pesawat agar tetap stabil dikarenakan ada permasalahan pada mesin pesawat, pesawat dapat mendarat dengan selamat namun mesin pesawat sebelah kanan terbakar dan menyambar bagian sayap pesawat.

Petugas crash team yang terdiri dari pemadam kebakaran, evakuator, tim kesehatan serta POM-AU selanjutnya meluncur ke posisi pesawat yang mengalami kebakaran.

Sesampainya di lokasi kejadian per­sonel PK langsung melaksanakan pema­daman api dengan menyem­prot­kan alat pemadam dan se­bagian evakuator melaksanakan penye­lamatan crew pesawat untuk di­bawa ke daerah yang aman dan selanjutnya dibawa dengan am­bulans menuju rumah sakit terdekat guna mendapat pertolongan medis. Selanjutnya anggota POM AU dan in­tel mengisolasi lokasi kejadian de­ngan memberi police line untuk pe­merik­saan lebih lanjut oleh KNKT.

Dilaporkan bahwa pilot dan copilot hanya mengalami luka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Demikian skenario singkat yang digelar Lanud Wiriadinata pada Latihan Crash Team TA. 2019.

Komandan Lanud Wiriadinata Letnan Kolonel Nav Ali Sudirman Pasaribu SH menyatakan, latihan Crash Team TA 2019 itu untuk menguji coba kesiapsiagaan TNI AU bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penerbangan. “Tadi pada saat latihan pesawat terjadi engine failed, kemudian pada saat landing dinyatakan terbakar di ujung landasan. Semua peralatan yang ada kita kerahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut dan bisa dilihat pada saat tadi latihan, api bisa dipadamkan. Kemudian korban bisa dievakuasi dengan cepat, sehingga bisa meminimalisir kerugian dari kejadian tersebut,” kata dia.

Ali menjelaskan pada latihan ini melibatkan hampir semua anggota TNI AU di Lanud Wiriadinata Tasik­malaya dan Bandara Wiria­dinata Tasikmalaya serta untuk meng­antisipasi kerugian baik personel maupun materiel. “Latihan ini dapat lebih meningkatkan lagi sinergitas antara TNI AU khususnya Lanud Wiriadinata dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini pihak Bandara Wiriadinata,” tutur dia.

Sementara, Kepala Bandara Wiria­dinata Masrukin menyam­paikan, pihaknya mendukung latihan itu. Personel yang bertugas di Bandara Wiriadinata bisa lebih siap siaga. “Kami dapat lebih siap lagi jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Kami akan lebih meningkatkan sinergitas dengan Lanud Wiriadinata terkait dalam penanganan kecelakaan pesawat,” kata dia.

Meski kecelakaan tersebut tidaklah diinginkan, namun pihak bandara akan selalu berkoordinasi dengan Komandan Lanud Wiriadinata seandainya terjadi kecelakaan pesawat agar dapat meminimalisasi terjadinya kerugian personel maupun materiel. “Mudah-mudahan kami selalu siap siaga,” katanya. (ujg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.