Pelamar di Priangan Timur Tembus 31 Ribu

Peserta CPNS Dipelototi KPK dan BPK

82

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Agar pelaksanaan seleksi CPNS 2018 bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Pemerintah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam merekrut calon abdi negara.

Kepala Kantor Regional III BKN Provinsi Jawa Barat, Hj Imas Sukmariah S Sos MAP mengungkapkan untuk menjaga transparansi dalam kegiatan seleksi CPNS, pihaknya menggandeng dua lembaga yakni KPK dan BPK. “Kita selalu bekerjasama, sebab pemerintah akan maju dan sukses apabila semua aspeknya didukung kepemerintahan yang transparan. Dari mulai perekrutan atau penerimaan pegawai. Kalau dia diterima, klir bersih pasti jadi pejabat bersih,” ujarnya kepada Radar saat ditemui di sela mengecek lokasi tes CPNS di Bale Kota Tasikmalaya Kamis (18/10).

Dia berharap dilibatkannya KPK dan BPK dalam pelaksanaan tes CPNS ini, bisa menghasilkan calon pegawai yang jujur serta kredibel. ”Itu harapan kita, mudah-mudahan calon abdi negara memiliki mental pegawai yang baik,” terangnya.

Hj Imah menambahkan kedatangannya ke Kota Tasikmalaya untuk mengecek kesiapan Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kota Tasikmalaya. Pasca ditetapkan BKN sebagai salah satu titik lokasi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di wilayah Priangan Timur.

“Tempat yang ditentukan di Gedung Serbaguna Bale Kota ini, cukup baik sebagai lokasi penyelenggaraan. Selain akses ke kantor wali kota itu tidak macet, juga bisa ditempuh angkutan umum maupun kendaraan pribadi,” ungkapnya.

Apalagi, kata dia, suasana di ruangan Gedung Serbaguna juga sudah sangat sejuk. Apalagi nanti akan ditambah AC. “Keamanan barang bawaan peserta juga sudah diantisipasi,” ujarnya.

Selain itu, ruangan tes bisa dipantau tim pengawas yang biasanya terdiri dari Ombudsman. Sehingga proses seleksi CAT terjamin transparansinya. Imas menjelaskan dalam satu hari, tes dilaksanakan 5 sesi. Perangkat komputer yang disiapkan sekitar 400 unit. “Total peserta dari Kabupaten Garut sampai dengan Pangandaran sekitar 31 ribu. Itu cukup bagus, melihat antusias dan euporia pelamar CPNS tahun ini. Harapan kita, mereka yang terjaring professional dan menjadi calon pemimpin masa depan,” jelasnya.

Imas menegaskan peserta jangan mempercayai pihak yang mengatasnamakan BKN atau pejabat pemerintah lain. Yang menjanjikan dapat meloloskan seleksi tersebut hingga menjadi abdi negara. “Kita pernah membatalkan proses seleksi, karena adanya oknum menjanjikan akan mengangkat CPNS. Itu terjadi di Jatinangor, Bandung. Kepala BKN dan pejabat lain sering dicatut namanya, jadi jangan percaya sebab dipastikan tidak benar,” paparnya.

Dia bercerita anaknya pun yang sempat mengikuti seleksi CPNS tahun lalu, tidak lolos karena kekurangan dua nilai sebagai syarat standar kelulusan tes CAT. Hal tersebut menunjukkan segala proses perekrutan tidak ada unsur intervensi atau tidak transparan. “Ini testimoni riil, anak saya sendiri tidak lolos tahun lalu. Tahun ini daftar lagi, semoga bisa lolos,” cerita Imas.

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara menjelaskan pelaksanaan tes dijadwalkan pada 26 Oktober sampai dengan 17 November 2018. Nantinya, pengumuman berkaitan pelaksanaan tes akan diinformasikan pada 21 Oktober. “Nanti terlihat peserta yang sudah memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tes CAT, maupun yang tidak memenuhi. Sejauh ini berdasarkan informasi BKPPD masing-masing daerah, 31 ribu peserta masih dalam tahap verifikasi,” jelasnya.

Sementara itu, Polres Tasikmalaya Kota turut serta menyiapkan kelancaran proses seleksi yang bakal diselenggarakan sekitar 3 pekan di Bale Kota Tasikmalaya tersebut. Polres telah menyiapkan rekayasa, penutupan satu lajur di depan bale kota untuk dijadikan tempat parkir peserta. “Bus juga kita arahkan tidak melewati jalur ini, nanti akan dialihkan. PAM lokasi di ring 1 yakni gedung pelaksanaan seleksi juga kita lakukan sterilisasi bersama panitia, mengantisipasi kecurangan atau hal yang tidak diharapkan,” ujar Kasubag Dal Ops Polres Tasikmalaya Kota Ipda Dian Susila.(igi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.