Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.4%

55.6%

7%

0.7%

13.3%

0%

20.6%

0%
Anggota Dewan Minta Pemilu 2019 Dievaluasi untuk Lebih Baik Lagi

Pesta Demokrasi Berjalan Lancar

41
0
foto-foto: DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA DAMAI. Ulama dan Forkopimda beserta KPU dan Bawaslu foto bersama usai Rapat Pleno Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Tasikmalaya belum lama ini.

DPRD Kabupaten Tasikmalaya meminta pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dikaji ulang dan dievaluasi, baik dalam sisi teknis pelaksanaan maupun beban kerja dan waktu yang dibutuhkan.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H Ruhimat menanggapi hasil pelaksanaan Pemilu 2019 yang sudah dilaksanakan diharapkan menghasilkan pemimpin terpilih yang baik, terutama pemimpin yang terpilih dari hasil pemilihan presiden (pilpres).

APRESIASI. Bupati Ade Sugianto dan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Ruhimat mengapresiasi berjalannya Pemilu 2019 lancar dan damai.

“Mudah-mudahan aman, tenteram, nyaman dan lebih baik ke depannya. Serta janji presiden terpilih juga menyebutkan bahwa hari ini, tidak ada kepentingan-kepentingan yang sifatnya pribadi karena sudah tidak bisa mencalonkan lagi, maka beliau berjanji apa yang terbaik untuk negara ini akan dilakukan,” kata Ruhimat.

Kedua, Ruhimat menganggap hasil pemilihan legislatif (pileg) khususnya anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang baru terpilih di periode 2019-2024 ini, diharapkan kinerja dan pemikirannya sama dengan para anggota dewan yang sebelumnya masih bertahan.

“Kebaikan dan kemaslahatannya serta kinerjanya maksimal harus lebih dari anggota dewan sebelumnya. Kita harus mencerminkan kepercayaan pilihan rakyat, terlebih ke depan, tuntutan masyarakat lebih langsung berhadapan dengan wakil rakyat, bupati dan pimpinan. Artinya kontrol masyarakat lebih langsung, masyarakat lebih dewasa, pandai membangun komunikasi untuk aspirasi masyarakat dalam menghadapi tantangan kehidupan yang lebih berat,” kata Ruhimat.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Drs H Ending Sunaryo MSi mengatakan perjalanan Pemilu 2019 baik pilpres atau pileg memang ada yang khusus dan berbeda dari pelaksanaan sebelumnya.

Disatukannya pilpres dan pileg, kata Ending, berimbas kepada hasil pileg. Di mana masyarakat lebih fokus dan menarik terhadap pilpres. “Khusus bagi partai kami Golkar ya sulit hanya bisa mempertahankan suara tidak bisa menambah kursi di Pileg 2019,” kata Ending.

Ending mengaku mempunyai target menaikan raihan kursi di Pileg 2019, namun ternyata dengan disatukannya bersama pilpres, berdampak besar sehingga kurang maksimal raihan Golkar di pileg.

“Ya mudah-mudahan dengan adanya hasil pemilu yang sekarang sudah diumumkan, walaupun ada gejolak, mudah-mudahan negara bisa mempertahankan segala sesuatunya sampai tidak ada kerusuhan lagi dan tidak ada orang-orang yang dirugikan,” paparnya.

Secara keseluruhan, Pemilu 2019 berjalan lancar dan aman. Termasuk pelaksanaan di Kabupaten Tasikmalaya yang kondusif, walaupun memang ada sedikit dugaan pelanggaran pemilu dalam pileg DPRD Kabupaten Tasikmalaya. “Ya pascapenetapan hasil pemilu, masyarakat diminta menerima kekurangan dan kelebihan. Mari serahkan kepada penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu termasuk penegak hukum Polisi jika terjadi kericuhan,” paparnya.

Ending mengajak kepada semua pihak termasuk masyarakat, penyelenggara pemilu untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan pada Pemilu 2019. “Nah serahkan saja, saya rasa ada sedikit gejolak kekurangan, walaupun ada kelebihan. Mari kita ke depan perbaiki lagi, dengan pemilu kita belajar demokrasi,” kata dia.

Ending menambahkan bagi para calon legislatif baru DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang terpilih dalam Pileg 2019, selamat datang dan bergabung. “Mudah-mudahan para anggota legislatif baru bisa mengubah tatanan lebih baik. Bergabung dengan kami cepat bisa menyesuaikan dan bisa membawa dampak yang positif,” paparnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H Demi Hamzah Rahadian SH MH menjelaskan Pemilu 2019 serentak baru pertama kali dilangsungkan antara pilpres dan pileg.

“Jadi sedikit melelahkan, bagi kita tentu Pemilu 2019 ini sarat dengan pengorbanan. Artinya banyak sekali korban penyelenggara pemilu yang kelelahan sampai meninggal. Bukan berarti ada yang mencelakakan. Tetapi akibat dari Pemilu 2019 ini begitu lelahnya mereka bekerja, karena mereka bekerja dari pagi sampai pagi lagi. Ini tentu yang luar biasa, mereka sebagai pahlawan demokrasi, mari kita coba evaluasi pelaksanaannya. Di antaranya evaluasi soal dugaan laporan pelanggaran terkait politik uang,” katanya.

Lanjut dia, anggota dewan baru termasuk dari PDI Perjuangan diharapkan bekerja sesuai dengan apa yang diinginkan rakyat. Yang sejalan dengan visi dan misi partai. “Jadi PDI Perjuangan punya cita-cita, yaitu bagaimana bisa bersama-sama berjuang untuk masyarakat miskin,” ungkapnya.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Deni R Sagara SFil mengatakan secara keseluruhan pemilu berjalan aman dan damai, walaupun ada sedikit kericuhan dan kerusuhan aksi di Jakarta atas hasil Pemilu 2019.

“Alhamdulillah secara keseluruhan, walaupun dengan segala dinamika dan catatannya ada beberapa hal yang harus menjadi bahan evaluasi bersama. Berkaitan dengan pelaksanaan pemilu serentak 2019,” kata Deni.

Menurutnya, Pileg 2019 kali ini memang kurang gereget. Karena, masyarakat lebih fokus pada pilpres. Padahal kedua hajat politik itu sama-sama penting dalam membangun daerah. “Atas nama PAN secara pribadi dan fraksi, Alhamdulillah dan berterima kasih kepada masyarakat yang konsistensi dan istikamah bersama PAN. Mudah-mudahan wakil rakyat dari PAN di semua tingkatan bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan perundang-undangan dan menjaga amanah dari masyarakat,” terang dia.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ferry Willyam ST mengatakan walaupun pelaksanaan serentak ini baru pertama kalinya, tapi secara keseluruhan berjalan dengan lancar. Namun, ke depan tetap harus ada evaluasi untuk menjadikan pesta demokrasi yang lebih baik lagi. “Yang harus dievaluasinya adalah masyarakat sejauh ini terfokus ke pilpres bukan pileg sehingga menjadi terbelah konsentrasinya. Nah persoalan ini harus benar-benar dipecahkan untuk lebih baik lagi,” bebernya.

Kemudian, banyaknya penyelenggara pemilu yang meninggal dunia akibat kelelahan usai Pemilu 2019 pun harus menjadi pemikiran serius. Supaya, pada pesta demokrasi selanjutnya tidak terjadi lagi persoalan seperti ini.

Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H Asop Sopiudin menjelaskan pemilu kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Itu karena disatukannya waktu pemilihan antara pilpres dan pileg. Termasuk waktu pelaksanaannya pun terlalu lama hingga berdampak terhadap penyelenggara. “Jadi harus ada perbaikan atau evaluasi untuk menjadikan pemilu selanjutnya lebih baik. Tapi secara penyelenggaraan secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik,” paparnya.

Selain itu, Fraksi PPP pun menyambut anggota dewan terpilih yang akan dilantik September 2019. “Kami mengajak semua dewan terpilih untuk bersama-sama membangun daerah dan menjadi penyampai aspirasi serta berupaya merealisasikan keinginan warga Kabupaten Tasikmalaya,” paparnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H Jejeng Zaenal Muttaqin STHi menjelaskan secara umum Pemilu 2019 berjalan sukses dan lancar, walaupun ada sedikit kericuhan. “Kita berharap masyarakat termasuk penegak hukum bisa menjaga kondusivitas dan keamanan, semoga kericuhan di Jakarta bisa segera diatasi oleh kepolisian maupun TNI,” paparnya.

Kemudian, kata dia, bagi para anggota dewan terpilih mengucapkan selamat bergabung. “Mudah-mudahan rekan-rekan ini bisa menyampaikan aspirasi dan berupaya merealisasikan keinginan masyarakat,” harapnya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H Cecep Ruchimat (HCR) menilai pelaksanaan pesta demokrasi ini sudah berjalan lancar. Walaupun pada akhirnya ada unjuk rasa dan sedikit kericuhan. “Tetapi secara keseluruhan lancar dan aman. Pemilu hari ini memang berbeda karena serentak dilakukan antara pilpres dan pileg. Kami berharap semuanya lancar dan para pemenang bisa bersyukur sementara yang kalah tetap lapang dada,” katanya.

Kata dia, para anggota dewan terpilih mampu bekerja sama dengan baik untuk membangun Kabupaten Tasikmalaya. Termasuk harus mampu merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. (*)

DEKLARASI. Tokoh ulama, masyarakat dan Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya deklarasi damai usai Pemilu 2019.
HADIR. KPU Kabupaten Tasikmalaya hadir pada Rapat Pleno Hasil Pemilu 2019 di KPU Provinsi Jabar.
SILATURAHMI. Kapolda Jabar dan Pangdam Siliwangi silaturahmi dengan KH Ii Abdul Basyit usai Pemilu 2019.
PARTISIPASI. Masyarakat menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2019.
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.