Real Madrid vs Viktoria Plzen

Pesta Sakit Hati

10

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

MADRID – Real Madrid mesti berpesta saat menjamu Viktoria Plzen di matchday ketiga Grup G Liga Champions, dinihari nanti. Kemenangan meyakinkan akan mengobati sakit hati mereka.

Empat kekalahan dan sekali imbang dari lima laga memang telah membuat suasana ruang ganti Madrid menjadi murung.

Bahkan, kekalahan yang diderita Los Blancos saat menjamu Levante di Santiago Bernabeu, akhir pekan lalu membuat pelatih Julen Lopetegui sudah berada di ujung tanduk.

Menurut Marca, Lopetegui boleh jadi malah sudah tidak mendampingi tim saat mereka menghadapi Plzen.

Posisi pelatih kabarnya akan ditempati oleh Santiago Hernan Solari, pelatih Castilla di Divisi II B.

Akan tetapi, terlepas dari seluruh pemberitaan yang sudah sangat mengganggu Sergio Ramos dan kawan-kawan, laga kontra Plzen harusnya bisa mereka menangkan.

Selain karena akan tampil di Bernabeu, secara kualitas klub Republik Ceko itu jelas sangat jauh di bawah Madrid.

Pemain-pemain Madrid juga sepertinya paham bagaimana pentingnya kembali ke jalur kemenangan.

“Kami tidak bisa mengalami begitu banyak kekalahan berturut-turut, kami harus merenung dan menghadapi pertandingan berikutnya,” kata gelandang Madrid, Dani Ceballos di Marca.

Kapten Madrid, Sergio Ramos mengakui krisis timnya memang sangat buruk. Namun, ia selalu yakin mereka bisa bangkit. Makanya, kapten Spanyol itu meminta seluruh anggota tim tetap bersatu.

“Ini adalah lari yang sangat buruk yang tidak bisa dilakukan oleh Madrid. Tim memberikan segalanya. Kita tidak boleh menuding siapa pun. Satu-satunya cara untuk membalikkan keadaan adalah bersatu. Kami membutuhkan persatuan,” tegas Ramos di Football Espana.

Selain tetap kompak, sosok predator juga sangat dibutuhkan Madrid untuk bisa mengalahkan Plzen.

Seperti diketahui, Madrid hanya mencetak satu gol dalam lima pertandingan terakhir. Catatan itu menjadi rekor terburuk Madrid dalam beberapa dekade terakhir.

Makanya, untuk pertandingan ini, tenaga Gareth Bale dan Karim Benzema sangat dibutuhkan. Sebelumnya, kedua pemain depan tersebut dicadangkan menghadapi Levante dan baru dimainkan di babak kedua saat Madrid mencari gol setelah tertinggal 0-2 di babak pertama.

Walau Madrid tengah dalam krisis, kubu Plzen, tetap tahu diri. Bagi Pelatih Plzen, Pavel Vrba, Madrid adalah tim terbaik.

“Kualitas luar biasa menanti kita. Saya sudah menonton Real dua kali, tetapi ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik,” kata Vrba di idnes.cz.

Sebelum lawatan ke Spanyol, Plzen bermain imbang 2-2 kontra Bohemians. Pertandingan di Dolecko itu menurut Vrba merupakan persiapan yang baik bagi anak asuhnya.

“Mereka berjuang untuk menekan dengan sepak bola cepat. Tetapi dapat dipahami bahwa kualitas pemain Real akan jauh lebih tinggi,” jelasnya.

Madrid yang belum pernah bertemu dengan Plzen sebelumnya kemungkinan akan kehilangan Raphale Varane di pertandingan ini. Sementara di kubu tamu, mereka bisa menurunkan semua pemain andalannya.

Termasuk Jan Kopic dan Radim Reznik, serta Lukas Hejda yang membuat comeback dari cedera di markas Bohemians 1905 di liga domestik. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.