Petani di Pangandaran Kesulitan Dapatkan Pupuk Bersubsidi

56
0
MENIMBANG. Petani di Pangandaran menimbang gabah hasil panen. Sementara itu, kini beberapa petani mengaku sangat sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.
MENIMBANG. Petani di Pangandaran menimbang gabah hasil panen. Sementara itu, kini beberapa petani mengaku sangat sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.
Loading...

PANGANDARAN – Beberapa petani mengaku sangat sulit mendapatkan pupuk bersubsidi, padahal mereka saat ini akan mulai bertani kembali.

Salah seorang petani di Kecamatan Cijulang yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa dirinya kesulitan mendapat pupuk bersubsidi, ia pun cukup kebingungan. “Ya segalanya serba sulit, mau gas LPG sulit, eh pupuk juga sulit,” katanya kepada Radar, Senin (2/11).

Kata dia seharusnya pemerintah mempermudah ketersediaan pupuk saat masa tanam seperti ini. “Ya sangat membingungkan, janganlah membuat petani pusing,” ucapnya.

Baca juga : Kerugian Akibat Bencana di Pangandaran Capai Rp300 Juta

Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Aep Haris mengatakan kesulitan mendapat pupuk bersubsidi tersebut, kemungkinan karena pengetatan dari kementerian pusat, dengan diberlakukanya kartu tani, untuk mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut. “Tapi memang sudah aturan dari sana nya,” ujarnya.

Kata dia, untuk kuota pupuk di Kabupaten Pangandaran sendiri, ia belum bisa membeberkanya. “Ya nanti sambil ngopi saya jelaskan,” katanya.

Namun sebenarnya, kebijakan dari pusat sendiri sudah ada untuk memudahkan petani yang belum memiliki kartu tani, untuk membeli pupuk bersubsidi. ”Asal dia sudah terdaftar di e-RDKK,” ungkapnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.