Petugas Gabungan & Pol PP Jabar Razia Yustisi di Kota Tasik, Pelanggar Disanksi

541
0
radartasikmalaya.com
Satpol PP Jawa Barat membagikan masker saat operasi yustisi di Pasar Pancasila, Senin (28/12) sore. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

TASIK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jabar, Satpol PP Kota Tasik, TNI, Polri dan BPBD melaksanakan razia yustisi Gabungan, Senin (28/12) siang.

Razia yustisi itu salah satu upaya dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Ketua Tim Operasi Gabungan Pol PP Jawa Barat, Ukun Kundarsah mengatkan, kegiatan razia yustisi ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Tasik.

“Ini untuk pantau monitor dalam penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat,” katanya kepada radartasikmalaya.com di sela razia yustisi, Senin (28/12) sore.

Dalam razia kali ini semua lokasi di pastikan menerapkan atau tidaknya protokol kesehatan, baik masyarakat, tempat usaha, perdagangan dan jasa.

“Bila ditemukan tidak menerapkan protokol Kesehatan tim kami akan menindak secara tegas, baik ringan, sedang ataupun berat sesuai peraturan Gubernur Nomor 60 tahun 2020,” terangnya.

Ukun menjabarkan, razia tim gabungan itu sebagai setimulan untuk tim gugus gugus tugas di daerah.

“Untuk selanjutnya razia yustisi ini bisa terus di tingkatkan dan dilanjutkan oleh tim gugus tugas setempat dengan tindakan yang lebih berat yakni sedang dan berat,” bebernya.

Dia menambahkan, sanksi yang diberikan kepada pelanggar sesuai Peraturan Wali Kota, mulai dari sanksi teguran, sosial hingga denda Rp50 ribu.

Sedangkan untuk tempat usaha yang terberat hingga penutupan. “Kami harap razia yustisi ini menjadi rutinitas kedepannya,” tambahnya.

Stap Ahli Pemkot Tasik, Undang Hendiana menuturkan, tim razaia Yustisi gabung itu dari Provinsi Jawa Barat, mereka melakukan pemantauan dan sosialisasi pencegahan Covid-19 di tempat keramaian.

“Termasuk memberikan bantuan 5.000 masker kepada masyarakat,” tuturnya.

Tak hanya itu, dalam kegiatan yang di laksanakan tim gabungan itu juga menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Karena memang saat ini budaya yang terpenting yakni bagaimana terus menggunakan masker untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.