Petugas Medis Pangandaran Kerap Diancam & Ditodong Pisau saat Periksa ODP Corona

341
0
JELASKAN. Bupati Pangandaran H Jeje WIradinata menjelaskan upaya penanganan Covid -19 kemarin (30/3).

PANGANDARAN – Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan bahwa tim medis yang melakukan pemeriksaan terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) kerap mendapat ancaman.

Jeje mengatakan pihaknya menurunkan 30 tim untuk melakukan rapid tesr, di 10 kecamatan dan dipimpin oleh kepala dinas. ”Satu kecamatan ada 3 tim, kita akan terus pantau dan evaluasi hasilnya,” jelasnya kepada Radar, Senin (30/3).

Baca juga : Angkutan Umum di Pangandaran Berhenti Operasi

Dirinya tidak menampik adanya warga Pangandaran ODP yang kurang disiplin, bahkan berani menolak diperiksa oleh petugas medis. “Petugas saya bahkan mendapatkan perlakuan tidak enak,” ucapnya.

Intimidasi dan ucapan kasar kerap terlontar kepada petugas medis, bahkan ada yang menodongkan pisau. Hal itu membuat Jeje sedikit kesal. “Kalau menghalangi petugas medis, saya sudah berkoordinasi dengan polisi untuk ditindak,” ujarnya.

Ia mewanti wanti kepada pasien ODP untuk mematuhi sistem yang dijalankan. ”Kalau yang mengancam dengan pisau akan ditangani secara khusus (dilaporkan ke polisi, Red),” jelasnya.

Baca juga : Enam Pengurus HIPMI Pangandaran Negatif Corona

Menurut Jeje, jika semua disiplin dan mematuhi aturan pemerintah, bukan tidak mungkin penanggulangan virus corona akan maksimal. “Jangan ngomelin petugas medis, kan jadi tidak enak juga,” imbaunya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.