Phisical Distancing, Akad Nikah Warga Kota Banjar Dijaga Polisi & TNI

1081
0
ISTIMEWA AKAD. Pasangan pengantin Eva Suhartini dan Dianto melangsungkan akad pernikahan dengan pengawasan TNI Polri untuk antisipasi dan imbauan social distancing dalam pencegahan penyebaran corona, Sabtu (28/3).

BANJAR – Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat menghindari berkerumun lebih dari sepuluh orang di satu tempat demi mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini membuat calon pengantin yang akan menyelenggarakan pernikahan dalam waktu dekat ini dilema.

Padahal, mereka sudah menyiapkan acara pernikahannya sejak jauh-jauh hari dan tentu ingin momen istimewa ini berjalan sempurna. Namun, di sisi lain banyak pasangan juga khawatir acara yang mereka adakan justru menambah penyebaran Covid-19 dan melanggar aturan pemerintah.

Baca juga : Pilbup Tasik, Relawan Nanang Nurjamil Ambil Formulir Daftar Bacabup-Bacawabup dari Demokrat

Eva Suhartini dan Dianto, salah satu pasangan pengantin di Kota Banjar yang berhasil menggelar akad dan resepsi di tengah wabah covid-19 itu sebelumnya mengaku cemas. Dia tidak menyangka kasus virus corona di Indonesia jumlahnya semakin melonjak setiap hari. “Kami cemas dan keluarga juga khawatir karena virus ini penyebarannya cepat banget,” ujar Eva kepada Radar, Minggu (29/3).

“Alhamdulillah Sabtu (28/3) pagi, kami dapat melangsungkan akad di rumah dan berjalan dengan lancar. Pelaksanaan akad pun tetap mengutamakan standar kesehatan, seperti menggunakan masker dan hand sanitizer, jaga jarak serta yang hadirnya pun dibatasi. Alhamdulillah walaupun demikian semuanya berjalan khidmat dan sakral,” ungkapnya.

Humas Polres Banjar Bripka Shandi Rona mengatakan, dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, sesuai dengan Maklumat Kapolri, Polres Banjar melalui personel Bhabinkamtibmas Polsek Banjar melakukan monitoring untuk social distancing kepada warga yang melaksanakan pernikahan. Bersama dengan Babinsa dan Bina Desa, mereka melakukan pengawasan di lokasi akad pernikahan.

Baca juga : Kisah Pilu Warga Cilacap PDP Corona di Pangandaran, tak Diterima RS Tasik, Ciamis dan Banjar

“Acara pernikahan tersebut yang diawasi oleh petugas TNI Polri dan Pemerintahan adalah untuk mengingatkan serta mengedukasi warga untuk tetap menjaga social distancing sesuai imbauan pemerintah dan Maklumat Kapolri,” ucapnya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.