Timnas U-16 vs Australia U-16

Piala Dunia di Depan MataTimnas U-16 vs Australia U-16 Piala Dunia di Depan Mata

6

JAKARTA – Timnas Indonesia U-16 berhasil menembus perempat final Piala Asia U-16. Mereka hari ini (1/10) bertanding melawan peringkat dua Grup D, Australia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Menghadapi Australia, bakal dijadikan ajang ‘balas dendam’ tim asuhan Fakhri Husaini. Pasalnya, David Maulana dan kawan-kawan memiliki catatan buruk saat berhadapan dengan Australia di Piala AFF U-15 2017. Dalam turnamen yang diselenggarakan di Chonburi, Thailand tahun lalu, Garuda Asia kalah telak 3-7 atas Australia. “Tentunya kekalahan dulu bakal menjadi pelajaran berharga bagi kami,” ujar Fakhri Husaini seperti dikutip situs resmi PSSI, Minggu (30/9).

Pelatih berkumis tebal itu mengimbau anak asuhnya tidak menganggap remeh Australia. Meski diketahui, Tim Negeri Kanguru itu mengawali langkah buruk di turnamen ini, dengan kalah telak 0-3 atas Korea Selatan. Namun, mereka bisa bangkit kala menghajar Irak 2-1. “Australia tim yang bagus, fisik mereka tidak bisa diragukan lagi, apalagi dalam segi tekniknya,” ungkapnya.

Fakhri juga mengakui dirinya sudah mengetahui permainan la­wannya. Terlebih, Fakhri mengaku para pemain Australia juga tidak jauh berbeda saat dihadapi timnya tahun lalu di Piala AFF U-15. Akan tetapi, Fakhir tidak bisa memungkiri, jika permainan Autralia akan berubah di saat menghadapi timnya nanti. “Striker mereka masih sama. Mungkin kami harus waspada terhadapnya dan juga beberapa pemain lainnya. Tapi ini sepak bola, apapun bisa terjadi,” jelas Fakhri.

Lebih lanjut, Fakhri menganggap pertandingan menghadapi Australia merupakan partai final yang harus dijalani timnya. Hal itu tak lepas, lanataran lawan Australia menjadi laga penentu untuk Indonesia dapat berlaga di Piala Dunia U-17 2019. “Bagi kami laga besok adalah pertandingan final. Oleh sebab itu, saya sangat menekankan pentingnya memperkuat aspek mental kepada anak-anak. Saya coba mengendalikan itu, agar tidak menjadi bumerang, karena anak-anak sangat antusias dan bermotivasi tinggi dalam pertandingan itu,” terang Fakhri seperti dikutip Antara, Minggu (30/09).

Dia mengaku sudah mempertajam aspek taktik anak asuhnya. Menurutnya, hal itu agar pemainnya lebih rapi dalam membangun serangan dan pertahanan. “Saya ingin pemain punya modal dalam menyerang maupun bertahan dan saat melakukan transisi,” sambung Fakhri.

Selain memberikan olah latihan taktik strategi, Fakhri juga memberikan menu adu tendangan penalti di akhir latihan pada Minggu (30/09) di lapangan Sime Darby, Selangor, Malaysia.

Sebagai antisipasi seandainya laga melawan Australia dilanjutkan ke babak adu penalti. “Kami harus menyiapkan tim untuk itu (penalti), baik untuk eksekutor dan penjaga gawang. Namun para pemain sudah punya pengalaman adu penalti saat melawan Thailand di Piala U-16 AFF 2018 lalu.,” tutur Fakhri.

Sementara itu, Pelatih Australia, Trevor Morgan mengaku pertandingan menghadapi Indonesia akan menjadi laga yang cukup menyulitkan. Dia menilai Indonesia memiliki permainan baik dan selalu mendapat dukungan di stadion. ”Indonesia merupakan tim yang terstruktur dengan baik, mempunyai dukungan besar dari suporternya, mereka memainkan sepak bola yang baik. Kami akan waspada,” tegas Trevor.

Diketahui, apabila Timnas U-16 menang saat menghadapi Australia U-16 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini (1/10). Pemenang laga tersebut dipastikan melaju ke Piala Dunia U-17 tahun 2019, untuk mengisi satu slot tempat empat tim U-16 terbaik dari Asia.(gie/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.