Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.3%

70.1%

Pick Up Maut yang Tewaskan 3 Pemburu Babi di Taraju Tasik tak Layak Pakai

179
0
PICK UP MAUT TAK LAYAK PAKAI TEWASKAN 3 PEMBURU BABI HUTAN
Pick Up yang terguling di Taraju Kabupaten Tasik, menyebabkan 3 tewas, Selasa (18/08) siang. istimewa for radartasikmalaya.com

KABUPATEN TASIK – Kecelakaan tunggal mobil bak (Pick Up) yang mengangkut 18 orang pemburu babi hutan, hingga menyebabkan 3 pemburu tewas dan 13 orang lainnya mengalami luka-luka, masih dirawat di Rumah Sakit SMC Kabupaten Tasikmalaya sampai Selasa (18/08) kemarin.

Pick Up bernomor polisi Z 87.. H tersebut membawa 22 anjing dengan kandang besi dan diatasnya ditumpangi 18 orang, menabrak tebing dengan kecepatan tinggi saat menuruni di Jalan Raya Taraju-Deudeul arah Singaparna Tasikmalaya, Sabtu (15/08) lalu.

Ketiga korban tewas langsung dibawa ke masing-masing rumah duka untuk dimakamkan di wilayah Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

“Kejadian kecelakaan tunggal mobil bak terbuka ini telah menewaskan 3 orang penumpangnya. Mereka hendak pulang ke arah Singaparna dari Taraju usai berburu babi hutan,” ujar Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Tasikmalaya, Inspektur Dua Solihin, kepada wartawan di kantornya, Rabu (19/08).

“Dalam bak tersebut ada 22 ekor anjing dalam kandang dan di atas kandang besinya itu ditumpangi 18 penumpang. Diduga kecelakaan akibat rem blong dan kelebihan muatan,” sambungnya.

Solihin menambahkan, saat ini sopir bak terbuka atas nama Be (40), masih berada di Mako Polres Tasikmalaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasusnya saat ini masih dikembangkan dan diselidiki lebih lanjut karena telah menyebabkan 3 orang penumpang meninggal dunia.

Apalagi, hasil penyeledikan sementara kondisi mobil tersebut sudah tak laik pakai di bagian ban yang gundul dan surat-surat kendaraannya sudah habis akhir 2014 lalu.

“Kita masih melakukan penahanan kepada sopir karena telah lalai dalam membawa kendaraan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia,” katanya.

“Sopir bisa dituntut Pasal 310 Ayat 4,3 dan 2 Undang-undang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara,” tegas Solihin.

Meski demikian, lanjut Solihin, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus kecelakaan tunggal tersebut.

Pihaknya pun masih melengkapi berkas penyelidikan dengan memintai keterangan beberapa orang saksi penumpang yang selamat.

“Kita masih lengkapi bukti-bukti dan keterangan saksi dalam penyelidikan kasus kecelakaan ini,” tukas Solihin.

(rezza rizaldi)

Berita terkait :

Pick Up Rombongan 19 Pemburu Babi Hutan Kecelakaan di Taraju Tasik, 3 Warga Tanjungjaya MD..
3 Pemburu Babi Korban Tewas Pick Up Maut di Taraju Tasik Dimakamkan
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.