Pilbup Pangandaran, Beberapa Partai Merapat ke KPBB Dukung Adang Hadari

195
0
BERGABUNG. Koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu melakukan konsolidasi. Rencananya ada beberapa partai yang siap bergabung dengan KPBB.
BERGABUNG. Koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu melakukan konsolidasi. Rencananya ada beberapa partai yang siap bergabung dengan KPBB.

PANGANDARAN – Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran Jalaludin mengatakan bahwa ada beberapa partai yang siap bergabung dengan Koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu (KPBB).

“Yang sudah resmi bergabung adalah PKB, Golkar dan Gerindra serta sembilan  PAC PPP di Kabupaten Pangandaran. Termasuk ada beberapa partai non parlemen yang menyatakan siap bergabung,” ujarnya kepada Radar, Jumat (13/3).

Menurut dia, tiga partai non parlemen yang siap bergabung dengan KPBB yakni Hanura, PBB dan Demokrat. Sebelumnya, Demokrat sempat memiliki kursi di parlemen, namun  pada Pemilu 2019 mereka terlempar dari DPRD.

“Mereka pasti punya struktur dari mulai DPC sampai tingkat ranting, yang bisa mendongkrak koalisi kita nanti,” ucapnya.

Baca Juga : Pilbup Pangandaran, Forum Jitoe Dukung Jeje-Ujang Endin

Jalaludin menambahkan untuk suara yang bisa disumbangkan partai non parlemen terhadap H Adang Hadari tergantung pola dan strategi dijalankan.

”Saya yakin akan menjadi kekuatan yang luar biasa, dengan bergabungnya beberapa partai non parlemen,” jelasnya.

Ia meyakini beberapa partai yang belum menentukan sikap akan bergabung dengan KPBB.

“Kita masih mengharapkan terbentuknya kekuatan besar untuk kesuksesan Pilkada 2020,” ujarnya.

Selain itu, kata Jalal, ada beberapa orang yang sudah menawarkan diri menjadi pendamping H Adang Hadari.

“Untuk posisi z2, kita akan terbuka bagi siapa pun, karena akan ada mekanisme yang harus ditempuh,” jelasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran Taofik Martin mengaku sangat yakin jika H Adang Hadari bersedia untuk maju melawan mantan partner-nya H Jeje Wiradinata.

”Sebab yang menginisiasi adanya sekretariat bersama untuk koalisi juga beliau (H Adang, Red). Maka saya yakin pak haji mau maju,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, H Adang Hadari belum menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon bupati di Pilkada 2020. Meski sudah banyak dorongan dari  partai politik dan masyarakat.

Adang mengaku  dirinya belum bisa bersikap atas dorongan dari partai politik tersebut.

“Saya belum bisa jawab sekarang, dulu saya ditugaskan dan dipaksa partai untuk maju, dengan situasi sekarang ini saya belum bisa menjawabnya” ungkap Adang kepada wartawan Rabu (11/3).

Menurutnya, walaupun koalisi partai antara PKB,Golkar dan Gerindra sudah dikukuhkan, itu artinya pencalonan bupati dan wakil bupati terbuka bagi siapapun.

“Saya sendiri belum mendaftar kembali,  karena  usulan yang sebelumnya gagal,” jelas Adang yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Pangandaran.

Baca Juga : PKB, Golkar & Gerindra Usung Adang Hadari di Pilbup Pangandaran

Adang dengan tegas ingin di survei terlebih dahulu, jika nantinya  jadi mencalonkan sebagai bakal calon bupati.

“Keputusan yang diambil nanti akan berdampak besar, saya harus menimbang dan mengukurnya sebelum memutuskan,  saya ingin tahu berapa jumlah dukungan kepada saya, “ ucapnya.

Saat ditanya mengenai hubungan dengan Jeje pasca Golkar dan PDI bercerai? Adang menyebutkan hubungan mereka masih berjalan dengan baik.

“Kalian lihat saya masih ketawa-ketawa, biasa saja,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan PDIP yang lebih memilih Ujang Endin ketimbang dirinya merupakan sebuah hal lumrah di dunia politik.

“Bagi orang politik itu bukan sebuah kezaliman, tapi sesuatu yang biasa,” ucapnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.