Pilbup Pangandaran, Kampanye Banyak Dilakukan di Kalipucang

168
0
Gaga Abdillah Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran
Gaga Abdillah Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa kampanye online atau daring kini lebih banyak dilakukan di­bandingkan tatap muka langsung.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gaga Abdillah mengatakan kampanye dengan metode tatap muka dilakukan sebanyak 182 kali, sementara metode daring dilakukan sebanyak 299 kali. “Untuk metode daring menggunakan aplikasi Zoom dan biasanya di share ke media sosial,” katanya kepada Radar, Jumat (30/10).

Menurutnya sejauh ini, baru pasangan Jeje dan Ujang Endin yang melakukan kampanye daring, sementara pasangan Adang Hadari dan Supratman, lebih menyukai kampanye tatap muka. “Kita terus awasi baik tatap muka ataupun daring,” jelasnya.

Baca juga : Libur Panjang, Pantai Pangandaran Masih Sepi

Kata dia, dalam pengawasan kampanye daring tidak ada hambatan, karena mereka bisa memantau langsung lewat link yang diberikan oleh timses calon. “Jadi kalau ada unsur pelanggaran masih bisa terpantau,” katanya.

Sampai saat ini baru ada enam peringatan tertulis yang dilayangkan oleh Bawaslu. “Jadi banyak yang sudah dewasa, tiap kali diberi peringatan, langsung membubarkan diri,” jelasnya.

Kata dia, sampai saat ini ada 1.167 Alat Peraga Kampanye dan 8.618 bahan kampanye yang tersebar di Kabupaten Pangandaran. “Untuk bahan kampanye diberikan saat kampanye tatap muka,” ujarnya.

Kecamatan Kalipucang menjadi lokasi paling banyak dilakukan kampanye. “Sebanyak 111 kali, tatap muka sebanyak 19 kali dan online atau daring sebanyak 92 kali,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.