Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.2%

70.4%

Pilbup Tasik, Asep Maoshul “Borong” Parpol

4227
1
SILATURAHMI. Ketua Fraksi PKB Jawa Barat H Oleh Soleh, KH Asep Maoshul Affandy, Ketua DPW PKB Jawa Barat H Syaiful Huda dan KH Abdul Aziz Affandy bersilaturahmi di Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, beberapa waktu lalu.

TASIK – Bakal Calon Bupati Tasikmalaya yang didorong Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, KH Asep Maoshul Affandy mengaku sudah melaksanakan tugas yang dimandatkan DPP PAN kepadanya.

“Sudah saya jalankan (surat tugas DPP PAN, Red). Baik mencari pendamping (calon wakil bupati) ataupun menjalin komunikasi dengan semua parpol untuk membangun koalisi,” ujar KH Asep kepada Radar, Jumat (14/8).

Baca juga : Bea Cukai Tasik Beri Fasilitas KITE IKM untuk 6 Perusahaan

Menurut KH Asep, dirinya sangat perlu menjalin komunikasi dengan parpol lain. Untuk memenuhi persyaratan mendaftar ke KPU Kabupaten Tasikmalaya.

”Kursi PAN baru lima, berarti kurang lima kursi lagi. Dan ini tantangan saya bagaimana bisa memenuhi kekurangan syarat tersebut,” ungkap anggota DPR RI Fraksi PPP tersebut.

Terkait masalah siapa yang akan menjadi pendampingnya di Pilkada Tasik? KH Asep mengaku sudah mengantongi tiga nama kandidat cawabup. Ketiganya memiliki latar belakang berbeda seperti pengusaha, birokrat dan politisi.

”Bahkan nama-nama cawabup tersebut, sudah saya usulkan ke DPP PAN. Agar menjadi bahan rekomendasi turunnya SK (surat keputusan),” tuturnya.

Selain ke PAN, nama cawabup tersebut juga diusulkan DPP Partai Demokrat. Sebab, sejak dirinya dipastikan maju di Pilkada Tasik.

Demokrat begitu intens menjalin komunikasi, hingga memberikan keleluasaan kepadanya mengusulkan nama cawabup.

”Tapi belum bisa saya publis sekarang. Karena bagian dari strategi, selain menjadi ghirah partai pengusung,” paparnya.

Ketiga nama yang diusulkan menjadi cawabup itu, sambung KH Asep, hasil dari masukan dan aspirasi tokoh masyarakat serta ulama. Yang mengharapkan Tasikmalaya dipimpin oleh perwakilan pondok pesantren.

”Tentu nama cawabup itu bukan asal pilih. Tetapi ada masukan dari berbagai kalangan, apalagi saya maju didorong oleh para ulama, kiai dan ajengan,” tuturnya.

Sementara untuk partai politik yang akan dijadikan kendaraannya daftar ke KPU? KH Asep menjelaskan pihaknya terus bergerilya melakukan komunikasi secara intens dengan semua parpol, baik di tingkat provinsi maupun pusat. Mulai dari Golkar, PKB, PKS, Demokrat, PAN, PPP dan Gerindra.

“Bahkan untuk PKB, pengurus PWNU Jabar sudah berkunjung ke Huda (ponpes), termasuk Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda telah bertemu dengannya di Miftahul Huda dan berbicara panjang lebar soal pencalonan di Pilkada Tasik,” tegas KH Asep.

Kemudian dengan PKS, jelas KH Asep, sudah sampai komunikasi secara personal ke tataran pengurus provinsi dan pusat DPP PKS.

“Termasuk saya sudah bertemu dengan mantan Gubernur Jawa Barat dari PKS Ahmad Heryawan,” ungkapnya.

Namun, diakuinya yang paling intens membangun komunikasi dan dekat saat ini yakni Partai Demokrat.

“Mudah-mudahan tidak meleset, Demokrat bisa berlabuh di saya. Kita sampai hari ini (kemarin, Red) sangat intens dengan Demokrat,” ungkap dia.

Termasuk, dirinya telah komunikasi, dengan pengurus Partai Gerindra baik di tingkat provinsi dan pusat secara personal.

“Alhamdullilah, teman-teman di Gerindra sangat baik dan terbuka. Saya sangat mengapresiasi,” katanya.

Termasuk dengan pengurus PPP provinsi dan pusat, yang merupakan rumahnya sendiri. Sehingga ketika masuk ke PPP, dirinya mendapatkan sambutan dan antusiasi yang luar biasa.

“Barangkali saja PPP, SK-nya bisa beralih. Tapi pada prinsipnya semua partai terjalin komunikasi baik dan terbuka. Saya selalu diterima oleh pihak berkompeten di partai,” terang dia.

Jadi, kata KH Asep, hampir semua partai sudah didatangi. Artinya terus secara masif menjalin komunikasi politik, hingga waktu pendaftaran ke KPU benar-benar telah ditutup.

“Ingat, dalam politik itu satu menit saja berubah pikiran, bisa mengubah konstalasi. Dan saya melihat peluang ada dan besar,” ungkapnya.

Baca juga : 5 Desa di Tasikmalaya Nikmati Internet Gratis dari Telkom

Ketika ditanya apakah ini sinyal dirinya akan memborong partai untuk kendaraan politiknya? KH Asep mengaku semua bisa saja terjadi.

Sebab, parpol itu akan mengusung kandidat dengan tingkat peluang kemenangan paling tinggi. ”Makanya saya terus ikhtiar, meyakinkan parpol untuk memberikan dukungan,” tandasnya. (dik)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.