Pilbup Tasik, CEKAS Tawarkan Program yang Sangat Rasional

124
0

SINGAPARNA – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Cep Zamzam Dzulfikar Nur-Padil Karsoma (CEKAS) terus bergerilya berkampanye bersama tim pemenangannya dalam mencari simpatik publik.

Menjelang satu bulan kurang dari pemungutan suara pada 9 Desember nanti kedua Tim Pemenangan CEKAS terus melakukan gerakan dan menjual kedua calon kepada masyarakat atau pemilih.

Ketua Tim Pemenangan CEKAS, DR H Tatang Farhanul Hakim MPd mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini memang ada keterbatasan bagi calon dan tim pemenangan untuk berkampanye sesuai protokol kesehatan.

“Bentuk kampanye yang sekarang ini memang berbeda dengan kampanye-kampanye sebelumnya di pilkada. Karena dilaksanakannya di tengah pandemi Covid-19,” ujar Tatang kepada Radar, Rabu (11/11).

Baca juga : Pilbup Tasik, Partai Bulan Bintang Merapat ke Azies-Haris

Maka dari itu, kata dia, tim pemenangan CEKAS menggunakan kampanye masif melalui kegiatan pembinaan struktur pemenangan baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa sampai ke tingkat TPS.

“Konsolidasi yang lain kami juga membangun komunikasi dan silaturahmi dengan simbol-simbol masyarakat. Para alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan lainnya,” terang dia.

Tatang mengaku sebagai ketua Tim Pemenangan CEKAS, sangat optimis bahwa melalui kampanye tersebut lebih efektif dan efisien, ketimbang mengerahkan massa dan melanggar protokol kesehatan.

“Jadi dengan jemput bola pembinaan dan silaturahmi kepada para tokoh agama, masyarakat dan pimpinan pondok pesantren itu lebih jelas. Karena kesan dan pesan bisa tersampaikan,” jelas dia.

Pesannya sendiri, tambah dia, adalah penyampaian visi dan misi beserta program secara rasional dan bisa lebih dipahami oleh mayoritas para tokoh agama dan masyarakat.

“Jadi yang kita jual adalah sesuai dengan program CEKAS, pertama melanjutkan pembangunan sesuai visi misi yang tersisa lima tahun lagi. Kedua penyempurnaan program, menjamin yatim piatu, pembinaan keagamaan lewat para alim ulama di lapangan, program ekonomi dan pembangunan infrastruktur,” kata dia.

Program-program ini, kata Tatang, sangat rasional dibandingkan dengan potensi atau pun kondisi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang ada sekarang ini.

“Ditambah dengan sering program saya selama 10 tahun lalu menjabat sebagai bupati Tasikmalaya. Saya selalu sampaikan saat CEKAS dilapangkan, saya bisa membangun Tasik dengan pagu anggaran yang kecil tetapi pembangunan tetap berjalan,” katanya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.