Pilbup Tasik, H Azies Dorong Kemandirian Wirausaha Dulur Santri

140
1
DISKUSI. Calon Bupati Tasikmalaya H Azies Rismaya Mahpud foto bersama dengan Komunitas Dulur Santri usai mengisi materi dalam kegiatan Family Gathering, Kamis (1/10). Istimewa

TASIK – Sebagai pebisnis andal yang memiliki trah keluarga pengusaha. Calon Bupati Tasikmalaya H Azies Rismaya Mahpud akan mendorong kemandirian masyarakat dan minat kalangan muda menekuni bidang entrepreneurship.

Supaya dapat mengejar angka statistik daerah ideal, dengan adanya para entrepreneur mencapai 2 persen dari total populasi penduduk.

Baca juga : Positif Covid-19 Membludak, 2 Hotel di Kota Tasik Bakal Dipake Ruang Isolasi

Hal itu terungkap saat Azies berdiskusi dan memberikan motivasi terhadap para santri yang tergabung dalam Dulur Santri, Kamis Malam (30/9) di Perumahan Andalusia Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Para entrepreneur muda itu mendapat ilmu dan wawasan baru dalam menekuni usaha.

“Jadi Pak Azies menyampaikan yang terpenting menjadi entrepreneur itu mempertahankan kemauan, menekan kemalasan. Kalangan muda harus menjadikan entrepreneur bukan sebatas kebutuhan hidup, tapi memberi kemanfaatan bagi sekitar,” tutur Juru Bicara Azies, Nandang Suherman kepada Radar, Kamis (1/10).

Nandang menceritakan, pada diskusi tersebut Azies mendorong kalangan muda untuk berdaya.

Terutama para santri, bisa mengikis image tradisional dan terkungkung hanya memiliki kemampuan mengaji saja. Melainkan, bisa memberdayakan sesama dengan menekuni entrepreneur yang bisa merekrut atau menyerap tenaga kerja.

“Pak Azies berpesan, supaya Balad Santri yang sudah memulai usaha bisa terus dilakukan kontinyu dan inovatif merespons kemajuan zaman dan kebutuhan pasar. Sehingga, mereka berdaya dan bisa berperan lebih luas di masyarakat saat lulus mondok,” harapnya.

Lanjut Nandang, Azies meyakini para santri akan menjadi wirausahawan jujur dan tidak profit oriented. Berbekal fondasi keilmuan yang ditempa semasa mondok, dilengkapi kemampuan berwirausaha. Tentunya akan menjadi entrepreneur yang berkarakter.

“Sejalan dengan program Pak Azies, yang ingin mendorong pemberdayaan masyarakat yang mandiri, sehingga segmentasi entrepreneur bisa lebih banyak lagi di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Nandang.

Ketua Komunitas Dulur Santri Ahmad Fauzi Pangestu menyampaikan Azies sengaja diundang dalam Family Gathering angkatan kedua itu supaya memberikan ide dan motivasi bagi para anggota agar semakin bersemangat dalam berwirausaha.

Baca juga : Angka Kematian Akibat Corona di Kota Tasik Tertinggi di Jabar

“Ini kegiatan kedua sebetulnya, kami berdiskusi dengan Pak Azies. Sebelum ini, kami juga berdiskusi di
Pustaka Institute Cipasung dengan tema berbeda,” ucapnya.
Besar harapan bagi komunitasnya, Azies ketika memimpin Kabupaten Tasikmalaya bisa menggulirkan kebijakan yang pro terhadap laju usaha.

“Background Pak Azies merupakan pengusaha, itu menjadi motivasi. Apalagi Pak Azies sedang berikhtiar mencalonkan di pilkada, diharapkan kebijakan yang nantinya digulirkan bisa mendukung wirausaha yang digawangi santri,” ucapnya. (igi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

  1. Hari ini Jum’at 2 Oktober 2020, Menyampaikan Hari Batik Nasional, Mempertegas Netralitas Netralitas Menghadapi PILKADA, Djiad/ Dorong Do’a ti abdi Ade Ms, di Kampung Wisata Ciakar Kec-Cibeureum Kota Tasikmalaya mugi laksana sadaya pamaksadan para Calon Bupati Tasikmalaya terutami Kang Azies, teu hilap oge PHBS, 3M/ Menjaga jarak, Mencuci Tangan dan Menggunakan /Memakai Masker, dan ingat yang tidak boleh itu adalah sikap kita “Cucu Tangan” menghadapi permasalahan dan tidah memberikan solusi contoh di Masa vandemi covid-19 menuduh zona merah dan atau sebutan lain untuk cluster-claster ada claster lama/baru, ada klaster klinik, claster Puskesmas, claster RSU, ada sebutan lagi khusnya di Kota Tasikmalaya dengan sebutan claster Perkantoran, claster Balekota, claseter Pesantren, Temnpat Ibadah, claster tempat Pendidikan dll,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.