Pilbup Tasik, Haris: Rekomendasi PKB Belum Final

621
0
AKRAB. H Azies Rismaya Mahpud dan Haris Sanjaya terlihat kompak usai bertemu pada Minggu (28/6). IST

TASIK – Peta politik menjelang Pilkada Tasikmalaya 9 Desember 2020 terus berjalan dinamis. Usai adanya pertemuan Cisaro yang mendeklarasikan paket pasangan Iwan Saputra-Iip Miftahul Paoz.

Kemarin (29/6), bakal calon Bupati Tasikmalaya H Azies Rismaya Mahpud langsung melakukan pertemuan dengan Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya Haris Sanjaya di kediamannya.

Baca juga : Pilkada Kota Tasik 18 Bulan Lagi, Jabatan Budi-Yusuf Berakhir 2022

Sebelumnya, Azies menemui Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya H Momon Sam’an Kertajani, Jumat (26/6).

Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya, Haris Sanjaya mengatakan saat ini proses yang sedang berjalan di PKB secara formal baru tahapan ada tiga orang yang mengisi formulir pendaftaran sebagai bakal calon yakni Haris Sanjaya, Iwan Saputra dan Iip Miftahul Paoz.

“Tahapannya tinggal menunggu uji kelayakan dan kepatutan dari DPP PKB,” ujar Haris kepada Radar.

Sehingga, kata Haris, apabila ada yang menyebut bahwa pasangan Iwan Saputra dan Iip Miftahul Paoz sudah resmi di usung PKB. Maka itu, hanya framing saja.

“Dan kita menyayangkan itu. Karena kita di DPC PKB tahunya baru sebatas penjaringan bakal calon, bukan pengusungan,” terangnya.

“Kita ikut alur sebagaimana arahan Ketua DPW PKB yang juga Desk Pilkada DPP PKB Syaiful Huda,” tambahnya.

Apalagi, menurutnya beberapa waktu lalu ada pertemuan DPC PKB, Fraksi dan H Oleh Soleh.

Dalam silaturahmi itu DPC dan Fraksi PKB malah menyampaikan secara tegas untuk mengevaluasi paket koalisi PKB-PKS dengan pasangan Iwan-Iip.

“Sebab dalam menentukan pasangan calon tentu harus dihitung kalkulasi objektif dan rasionalnya,” tutur dia.

Wakil Ketua 1 DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusman menambahkan kader struktural di DPC dan PAC serta eksponen PKB di bawah masih solid, dan berharap PKB mengusung kader terbaik untuk Z1 ataupun Z2.

“Sejauh ini kita berharap masih pada sosok KH Acep Adang dan H Oleh Soleh untuk Z1 dan Haris Sanjaya apabila rekomnya posisi cawabup atau Z2,” tuturnya.

Karena, kata Usman, DPC PKB dalam kalkulasi politik di Pilkada 2020, sangat berharap ada kader terbaik yang diusung.

Sebab memiliki kader yang telah berjuang panjang, hingga berdarah-darah membesarkan partai dari tadinya hanya lima kursi, kini menjadi delapan kursi di Pileg 2014 dan 2019.

“Kader itu adalah Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya Haris Sanjaya,” paparnya yang kini menjadi staf pribadi H Amir Mahpud yang tak lain merupakan adik kandung H Azies Rismaya Mahpud.

Apalagi, sambung Usman, Haris Sanjaya sangat matang dan berpengalaman di dunia politik. Dengan rekam jejak yang tidak perlu diragukan.

”Beliau (Haris Sanjaya, Red) merupakan kader asli PKB yang merintis karier dari mulai dua periode menjadi sekretaris DPC, dua periode Ketua DPC. Dan menjadi anggota DPRD tiga periode,” ungkapnya.

“Rekam jejak kinerjanya bagus dan teruji, ditambah hubungan dengan Ormas NU dan banom-banomnya serta kalangan pesantren juga terjaga baik,” tuturnya menambahkan.

Sehingga, kata Usman, apabila Haris Sanjaya mendampingi Azies Rismaya Mahpud menjadi paket pasangan di Pilkada sangat masuk akal.

”Apalagi, komunikasi Gerindra dan tim H Azies juga intens dilakukan dengan Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda. Sudah lebih tiga kali Ketua Tim Azies yaitu H Amir Mahpud bertemu Pak Huda,” ujarnya menjelaskan.

Baca juga : Bunga Warga Manonjaya Tasik, Korban Perkosaan Ayah Tiri Ngaku Dipaksa & Diancam

Oleh karena itu, sambung Usman, kader PKB di bawah baik struktural DPC dan PAC serta Ranting maupun eksponen penggerak partai lainnya masih menunggu proses komunikasi tingkat elite di DPW dan DPP.

“Dan kita meyakini Ketua DPC PKB Haris Sanjaya akan mendapatkan restu dan rekomendasi untuk menjadi Z2 berpasangan dengan Azies Rismaya Mahpud,” tandasnya. (rls/kim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.