Pilbup Tasik, Hasil Pleno Tingkat Kecamatan, Pasangan No 2 & 4 Beda 7.076 Suara

211
0

TASIK – Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat kecamatan di Pilkada Tasikmalaya 2020, menunjukkan pasangan calon nomor urut 2, H Ade Sugianto- H Cecep Nurul Yakin unggul sementara dengan selisih 7.076 suara atau 0,74 persen dari pasangan calon nomor urut 4, H Iwan Saputra- H Iip Miptahul Paoz, Senin (14/12).

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Jajang Jamaludin SAg mengungkapkan hasil pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau kecamatan sudah selesai secara keseluruhan di 39 kecamatan.

Dengan hasil pleno tingkat kecamatan, yakni pasangan calon pasangan nomor urut 1, H Azies Rismaya Mahpud-H Haris Sanjaya meraih 211.924 suara atau 23,14 persen.

Kemudian pasangan calon nomor urut 2, H Ade Sugianto- H Cecep Nurul Yakin meraih 315.332 suara atau 32,88 persen.Kemudian, pasangan nomor urut 3, Cep Zamzam-Padil Karsoma mendapat 113.571 suara atau 11,84 persen dan pasangan nomor urut 4, H Iwan Saputra- H Iip Miptahul Paoz meraih 308.256 suara atau 32,14 persen.

Baca juga : Sehari, 155 Warga Kota Tasik Positif Covid-19

“Iya Ade-Cecep unggul sementara hasil pleno terbuka penghitungan suara di tingkat kecamatan, dengan selisih suara sebanyak 0,74 persen atau 7,076 suara dari pasangan Iwan-Iip,” ujar Jajang kepada wartawan, Senin (14/12).

Namun, kata Jajang, hasil pleno tersebut bersifat sementara. Sebab secara resmi KPU akan mengumumkan hasil perhitungan suara Pilkada Tasik melalui pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara setelah dilaksanakan di tingkat kabupaten.

“Nantinya akan dilaksanakan mulai hari ini (15/12) dan mudah-mudahan selama dua hari bisa selesai pas tanggal 17 Desember nanti. Selanjutnya akan diumumkan hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten pada 23 Desember 2020,” tambah dia.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Ade-Cecep, Aditya Ramdani mengatakan pihaknya bukan mengklaim kemenangan, tetapi perhitungan yang dilakukan pihaknya menunjukkan bahwa Ade-Cecep sebanyak 7.110 suara dari pasangan calon terdekat.

“Namun kita tetap menunggu dan menghargai proses yang berjalan di KPU, di pleno tingkat kabupaten secara resmi,” ungkap Aditya kepada Radar, Senin (14/12).

Artinya, kata dia, perhitungannya terhadap selisih hasil di tingkat kecamatan belum tentu benar, kalau pun ada koreksi biar KPU yang mengoreksinya lewat pleno tingkat kabupaten.

“Pada prinsipnya kami menunggu hasil pleno KPU tingkat kabupaten. Karena yang menjadi dokumen resminya,” tegas dia.
PENGADUAN BUKAN PELAPORAN

Terpisah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Khoerun Nasichin menambahkan soal kedatangan tim pemenangan WANI, ke Bawaslu bukan bentuk laporan.

Akan tetapi, pengaduan ke Bawaslu dengan menyampaikan pernyataan sikap berbentuk tuntutan atas kondisi dan hasil pasca Pilkada Tasikmalaya.

“Kami terima tuntutannya dan akan dibawa ke ranah pleno pimpinan Bawaslu sebelum dibahas di sentra Gakkumdu. Apakah pengaduan berbentuk pernyataan sikap dan tuntutan ke Bawaslu tersebut memenuhi syarat formil dan materil atau tidak, sebelum masuk di bahas ke sentra Gakkumdu,” tambah dia.

Artinya, kata dia, Bawaslu menindaklanjuti laporan atau pengaduan ketika memenuhi bukti dan unsur syarat formil dan materil yang cukup, ada saksi dan bukti dugaan pidananya jelas.

“Selama laporan memenuhi unsur materil dan formilnya, dan ada bukti, akan dibahas di sentra Gakkumdu bersama kepolisian dan kejaksaan. Jadi masyarakat jangan ragu, Bawaslu bekerja dengan aturan dan mekanisme yang ada, kami tidak ingin menghukum orang yang tidak sesuai aturan hukum,” pungkasnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.