Pilbup Tasik, Iwan Minta Semua Menahan Diri

84
0
radartasikmalaya
Loading...

SINGAPARNA – Pasangan calon Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz (WANI) menjenguk relawan dan anggota polisi yang terluka akibat bentrok di depan Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (16/12). Selain itu, WANI juga bersilaturahmi dengan Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana dan Bawaslu untuk mendorong penanganan kasus pelanggaran pilkada.

Calon Bupati Tasikmalaya Iwan Saputra mengatakan, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pendukung yang terluka saat unjuk rasa dan bentrok dengan polisi di depan kantor KPU saya bersama Iip menjenguk korban.

“Kita prihatin dengan adanya bentrokan itu yang akibatnya ada korban luka. Semua menahan diri lah, untuk tidak kontak fisik atau pun terpicu,” ujar Iwan kepada Radar, Kamis (17/12).

Menurut dia, wajar sempat panas, akan tetapi jangan sampai terpicu sehingga menimbulkan kericuhan.

“Karena saya pun tidak tahu, pemicunya apa. Semua menahan diri saja,” jelas dia.

Loading...

Baca juga : Akhirnya Warga Setuju Hotel Crown Kota Tasik Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19

Termasuk, jelas dia, dirinya langsung bertemu dengan Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana SIK, bersilaturahmi dan bersama-sama menjenguk korban luka saat aksi unjuk rasa di depan kantor KPU.

“Baik saya, atau pun kapolres juga sama-sama menjenguk kepada relawan yang luka. Ya itu bagian dari upaya mendinginkan suasana dan kondisi. Alhamdulillah sekarang sudah selesai dan tenang,” ujar dia.

Yang jelas, tambah dia, semua pihak bekerja sesuai kewenangannya. Seperti Bawaslu dalam penanganan pelanggaran di Pilkada Tasik, harus secara profesional dalam menyelesaikannya.

“Kita tetap melangkah ke MK dan ada perwakilan kita yang diberi kuasa ke sana untuk mengurus segala sesuatunya,” tambah dia.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana SIK membenarkan ada sedikit insiden kecil terjadi di depan pintu gerbang Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya. Sedikit kericuhan antara massa aksi dengan anggota kepolisian yang berjaga.

“Namun sudah diselesaikan dan kita komunikasikan dengan pihak terkait dan sudah clear masalahnya, kami sudah tangani. Kami harapkan agar masyarakat Kabupaten Tasikmalaya ini menjaga kondusivitas wilayah agar tetap aman, tertib dan sehat,” terang dia.

Dia menambahkan, silaturahmi juga dilakukan bersama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaua Iwan Saputra dan Iip Miptahul Paoz. “Kita terima silaturahmi dengan baik. Dan bersama melihat kondisi relawan dan anggota polisi yang terluka,” ujar dia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda SIP mengatakan, banyak laporan dan informasi awal termasuk temuan dugaan pelanggaran pemilu. Termasuk pengaduan dari pasangan Iwan-Iip. Bawaslu tetap memproses penanganan pelanggarannya.

Adapun terkait hasil pleno tingkat kabupaten yang sudah disampaikan KPU, Bawaslu juga mengimbau agar semua pihak bisa menggunakan atau menyampaikan ruang-ruang atau jalur konstitusi yang ada.

“Silahkan, jika ada perselisihan hasil pilkada bisa disampaikan ke MK dan kami berharap pada situasi pandemi jangan sampai menjadi ruang penyebaran Covid-19. Dalam penyampaian aspirasi dengan demonstrasi jangan sampai merugikan dan menyusahkan masyarakat lainnya,” imbaunya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta semua pihak yang terlibat menurunkan tensi politik. Termasuk agar politisi yang bertarung dalam kontestasi pilkada menahan diri sambil menunggu penetapan dari KPU.

“Yang namanya seorang masuk wilayah politik mengandung konsekuensi, karena setiap politik ada konsekuensinya. Tidak bisa seseorang masuk politik tidak mau menerima konsekuensi politik. Bisa sesuai yang diharapkan atau yang tidak,” ungkap Uu.

Menurut Uu, seorang politisi harus memiliki kedewasaan dalam berpolitik dan berjiwa demokrasi dalam politik. Menyikapi hasil pilkada yang tidak memuaskan sebagian calon, agar ditempuh jalur hukum melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Penyampaian pendapat melalui unjuk rasa jalanan dikhawatirkan menjadi klaster Covid-19. Kini Jawa Barat kasus Covid-19 masih tinggi. Maka penyampaian sengketa pilkada baiknya melalui jalur hukum tanpa melibatkan kerumunan yang berpotensi penyebaran Covid 19,” kata dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.