Pilbup Tasik, WANI Klaim Menang Versi QC LSI

141
0
H Ami Fahmi ST Ketua Tim Pemenangan WANI
H Ami Fahmi ST Ketua Tim Pemenangan WANI

TASIK – Pasangan calon nomor urut 4, Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz mengklaim menjadi pemenang di Pilkada Tasikmalaya 9 Desember lalu.

Klaim tersebut berdasarkan hasil quick qount Charta Politica-LSI pasangan Iwan-Iip meraih hasil 34,7 persen, Ade-Cecep 30,7 persen, Azies-Haris 22,9 persen dan Cep Zamzam-Padil Karsoma 11,8 persen.

Termasuk lembaga survei, West Java Today yang menempatkan Iwan-Iip diposisi pertama dengan 36,3 persen sementara Ade-Cecep 28,9 persen, Azies-Haris 23,8 persen dan Cep Zamzam-Padil Karsoma 11,0 persen.

Ketua Tim Pemenangan WANI, H Ami Fahmi ST menjelaskan klaim kemenangan WANI di Pilkada Tasik, pegangannya terhadap hasil quick count lembaga survei seperti LSI, Charta Politica dan West Java yang semuanya menempatkan Iwan-Iip diposisi teratas.

“Pasangan Iwan-Iip di Charta Politica-LSI unggul 34,7 persen, sedangkan nomor urut dua 30,7 persen dan di lembaga survei West Java, Iwan-Iip 36,3 persen, sementara nomor dua 28,9 persen,” ungkap Ami kepada Radar, Jumat (11/12).

Sehingga, kata Ami, tim dan pasangan calonnya menganggap aneh dan terjadi kejanggalan, ketika delapan kabupaten/kota lainnya yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 dilakukan quick count oleh LSI-Charta Politica hasilnya semua sesuai.

“Tetapi yang beda hasilnya atau pemenangnya dalam quick count LSI-Charta Politica dengan real count KPU yang berbeda hanya di Kabupaten Tasikmalaya. Dengan kemenangan sementara nomor dua. Kalau tujuh kota/kabupaten lain sama hasil LSI dengan KPU-nya,” terang dia.

Baca juga : Bupati Tasikmalaya Terpilih Jangan Korupsi

Artinya, terang dia, ketika hasil survei LSI-Charta Politica ada dari 34 persen turun menjadi 33 persen atau dibawah dua persen dengan hasil real count KPU itu tidak aneh. ”Ini kan turunnya di perhitungan sementara KPU turun sampai 32,10 persen. Jadi margin eror lembaga survei ini di atas dua persen,” paparnya.

“Sementara kan LSI juga pastinya melakukan quick count dengan metode ilmiah, hanya level di Pilkada Kabupaten Tasik yang gagal, sementara di Pilpres dan Pilgub hasilnya tidak berbeda jauh,” ungkap dia.

Penanggungjawab Tim Pemenangan Iwan-Iip, H Oleh Soleh SH menambahkan pegangan kemenangan Iwan-Iip selain dari hasil quick count lembaga survei. Juga pihaknya memegang hasil suara dari para saksi di TPS.

“Jadi yang kami pertanyakan,? hasil quick count lembaga survei di tempat lain atau daerah lain sama dengan KPU. Kenapa di Kabupaten Tasik tidak sama, ada apa?. Kecuali misalkan dari lembaga survei banyak yang memenangkan yang lain,” tegas dia.

Saat ditanya apakah quick count lembaga survei ini dipakai oleh Iwan-Iip,? Oleh menegaskan bahwa tidak pernah menyuruh atau memakai jasa lembaga survei dalam penghitungan suara di TPS.

“Saya tidak pernah menyuruh (mengorder, Red), lembaga survei LSI, Charta Politica atau West Java,” papar dia.

“Pada intinya, pasangan WANI menang di Pilkada Tasikmalaya. Jika tidak percaya tanyakan kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Silahkan survei di lapangan,” tambahnya.

Oleh mengaku pihaknya menghargai proses pleno di kecamatan dan kabupaten, ketika C-1 Pleno dibuka bahkan bisa dihitung ulang.”Supaya jelas dan clear. Kalau merasa benar KPU, hitung ulang setiap kotak suara, kalau tidak ada apa-apa, kenapa takut,” tambahnya.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin SP saat diminta keterangan oleh Radar terkait klaim kemenangan Iwan-Iip dari hasil quick count lembaga survei termasuk apakah sumber tersebut bisa dipercaya? Zamzam menegaskan bahwa KPU tetap berpegang terhadap hasil pleno terbuka PPK.

“Kalau saya sih tidak memperhatikan di luar perhitungan hasil resmi kami, pegangan KPU adalah hasil rekapitulasi pleno terbuka tingkat kecamatan dan kabupaten. Mulai Jumat (11/2) hingga Minggu (13/12) selesaikan pleno kecamatan dan Senin (14/12) melakukan pleno tingkat kabupaten. itulah yang menjadi pegangan kita semua,” papar dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.