Pilbup Tasik, WANI Lengkapi Berkas Gugatan ke MK, KPU Siap Hadapi Sengketa

102
0

SINGAPARNA – Berkas gugatan yang dilayangkan oleh Pasangan Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz (WANI) sudah diregistrasi oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Kini, tim kuasa hukum sedang melengkapi berkas-berkas gugatan untuk masuk tahapan persidangan. Hal itu diungkapkan Ketua Tim Pemenangan WANI, H Ami Fahmi ST kepada Radar, Minggu (20/12).

“Ya sudah diregistrasi, tinggal kita melengkapi kekurangan-kekurangan berkas yang diperlukan guna memenuhi persyaratan. Kita diberikan waktu untuk melengkapi selama tiga hari ke depan,” ujarnya kepada Radar, Minggu (20/12).

Menurut dia, setelah tiga hari tersebut, nanti langsung masuk tahapan persidangan di MK, kemudian berlangsung selama dua minggu atau 14 hari ke depan secara normatifnya atau bahkan bisa sampai satu bulan.

“Kita meyakini gugatan yang dilayangkan akan diterima MK. Kalau kita tidak punya keyakinan tinggi, buat apa kami melangkah ke MK. Ini sebagai ikhtiar terakhir secara prosedural hukum dan konstitusi yang berlaku dalam melaporkan kejanggalan di Pilkada Tasik,” ujarnya, menjelaskan.

Pada intinya, tambah dia, ada beberapa poin yang disiapkan pada berkas laporan yang disampaikan untuk gugatan ke MK. Pada umumnya terkait kejanggalan-kejanggalan selama proses tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

Baca juga : Hari Ini 16 Warga Kota Tasik Positif Covid-19 dari Klaster Perkantoran & Keluarga

“Kita tunggu 14 hari ke depan, yang jelas secara normatif sudah kami tempuh ke MK. Karena memang daerah lain atau kota/kabupaten yang sama melaksanakan pemilu serentak 2020 juga sama ada yang melakukan gugatan ke MK,” katanya.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divis Teknis dan Penyelenggaraan Jajang Jamaludin SAg menjelaskan, ketika berkas dan bukti serta persyaratan yang diajukan oleh penggugat ke MK lengkap, maka bisa lanjut ke persidangan di MK.

“Yang jelas KPU sudah mempersiapkan dan mengumpulkan bukti ketika nanti persidangan bersama pihak penggugat. Pada intinya ketika ada sengketa hasil pilkada mari diselesaikan secara konstitusional dan hukum yang ada,” jelasnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.