Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.7%

69%

Pilbup Tasik, WANI Resmi Terima SK DPP Golkar

265
0
MELESAT. Iwan Saputra-IIp Miptahul Paoz (WANI) usai menerima SK DPP Golkar yang sudah dicap basah di Bandung kemarin (31/8).

Pasangan calon Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz (WANI) secara resmi mendapatkan formulir B-1 KWK SK DPP Golkar yang diserahkan langsung Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Bandung, Senin (31/8).

Ketua Bappilu Partai Golkar DKI, Jabar dan Banten, MQ Iswara mengatakan dengan keluarnya SK yang dicap basah ini, sebagai bukti bahwa Golkar di Pilkada Tasik mengusung paslon Iwan-Iip.

Baca juga : Yusuf Kembali Pimpin DPD Golkar Kota Tasik Periode 2020-2025

”Artinya tidak akan ada perubahan lagi (sudah SK cap basah, Red), sehingga tinggal melakukan konsolidasi di daerah untuk pemenangan pasangan WANI,” ujarnya kepada wartawan Senin (31/8).

Menurutnya, SK cap basah tersebut sifatnya final dan mengikat. Sehingga semua kader di akar rumput dan DPD harus bergerak memenangkan WANI di kontestasi Pilkada. ”Ini sudah menjadi keputusan DPP Partai Golkar, kami yakin dan percaya kader di daerah bisa loyal dan patsun kepada partai,” ungkapnya.

Apalagi, sambung Iswara, Golkar di Kabupaten Tasikmalaya memiliki kader-kader yang mempunyai potensi di seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, butuh dukungan dan bantuan dari seluruh kader di seluruh strata supaya menjalankan mandat DPP Partai Golkar. ”Karena target kita di Pilkada Tasik itu menjadi pemenang, maka seluruh komponen partai harus bergerak,” paparnya.

Ketua Bappilu DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, H Rahmat Sulaeman mengatakan secara resmi dokumen B-1 KWK SK DPP Golkar diserahkan kepada pasangan calon WANI.

“Alhamdulillah untuk Pilkada Tasikmalaya sudah diresmikan dan ditetapkan pasangan calon Iwan-Iip. Dengan diusung Golkar, PKB, PKS dan Nasdem,” terangnya.

Untuk itu, Rahmat mengajak semua kader Golkar mendukung pasangan Iwan-Iip demi perubahan di Kabupaten Tasikmalaya yang barokah.”Kita meyakini pasangan WANI ini dapat diterima semua lapisan masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, perlahan tapi pasti, itulah kata yang tepat bagi pasangan calon Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz (WANI). Sebab kini, mereka telah mengantongi 18 kursi DPRD sebagai modal mendaftarkan diri ke KPU di Pilkada Tasik 9 Desember 2020.

Setelah sebelumnya, pada (4/7) Golkar secara resmi mengeluarkan surat keputusan rekomendasi bagi WANI. Kemarin (30/8) dan Sabtu (29/8), PKB dan PKS resmi memberikan mandat kepada paslon yang mengusung tema Mewujudkan Tasik Masagi itu.

SK DPP PKB tersebut secara resmi diberikan kepada paslon Iwan-Iip di Hotel Intercontinental, Bandung, Minggu (30/8). SK DPP PKB tersebut langsung diserahkan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB DR HK Jazilul Fawaid MA kepada para bakal calon yang diusung PKB di Pilkada Serentak 2020 di wilayah Jawa Barat termasuk Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Barat, KH Acep Adang Ruhiat mengatakan SK DPP PKB resmi jatuh ke tangan paslon WANI di Pilkada Tasik.

“Insya allah kami setelah ini (deklarasi penyerahan SK) akan bertemu kembali dengan pasangan Iwan-Iip ini,” ungkapnya kepada Radar.

Dia pun meminta semua struktur partai menerima dan menghargai keputusan DPP PKB dalam memilih paslon WANI dalam memenangkan Pilkada Tasik. ”Selanjutnya, paslon WANI tinggal melakukan konsolidasi di tataran pengurus bawah dan akar rumput. Agar mulai melakukan pemetaan pemenangan,” terangnya.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya, Ami Fahmi ST menambahkan SK DPP PKB yang diberikan kepada Iwan-Iip sudah dalam berbentuk B-1 KWK dari KPU, sehingga tinggal didaftarkan. “Iya, soal mendaftar nanti kami partai koalisi berembuk untuk membicarakannya kapan waktu tepat paslon WANI mendaftar ke KPU. Ya lebih cepat lebih baik lah,” ungkap Ami.

Baca juga : Ini 3 Nama Calon Direksi PDAM Tirta Sukapura Tasik, Dadi: Awas Jangan Salah Pilih

Ami menambahkan bahwa keputusan DPP PKB dengan membeberkan SK kepada paslon Iwan-Iip di Pilkada Tasik ini sudah bulat dan kuat. Maka dari itu, para kader PKB di bawah harus patsun dan menghormati serta mengikuti keputusan DPP.

“Ya kalau ada kader PKB yang tidak patsun, ada AD-ART partai, kader PKB tersebut bisa diberikan sanksi sesuai peraturan dalam partai,” kata dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.