Wakil Bupati Pilih Deni atau Tetep

111
0
ISTIMEWA SILATURAHMI. Deni R Sagara (PAN) dan KH Tetep Abdul Latip (PKS) saat bertemu dan bersilaturahmi dengan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya dan DPD PDI Perjuangan Jabar di Bandung, Selasa (23/7).

SINGAPARNA – Jalan panjang pengisian wakil bupati Tasikmalaya mulai mendekati finish. Dewan tinggal memilih antara Deni R Sagara (PAN) atau KH Tetep Abdul Latip (PKS) untuk menjadi pendamping Bupati H Ade Sugianto.

Deni R Sagara dan KH Tetep Abdul Latip sudah resmi disepakati dan diusulkan PDI Perjuangan untuk mengisi kursi wakil bupati. Politisi PAN dan PKS itu juga telah bersilaturahmi dan bertemu pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Kota Bandung Selasa (23/7). Mereka bertemu dengan Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat Abdi Yohana.

“Iya, keduanya diundang oleh DPD PDIP (Jawa Barat) dalam rangka silaturahmi dan perkenalan dengan pengurus PDIP. Intinya, PDIP sudah sepakat Tetep dan Deni diajukan sebagai calon wakil bupati ke DPRD untuk kemudian dipilih oleh dewan,” ujar Koordinator Tim Lima DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya Aef Syarifudin SH saat dihubungi Radar, Selasa (23/7).

Dalam waktu dekat, kata Aef, kedua nama calon wakil bupati tersebut akan segera disampaikan ke DPRD melalui bupati.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, secepatnya lah, insyaallah mudah-mudahan masih dalam bulan ini (disampaikan ke DPRD, Red),” kata Aef.

Calon Wakil Bupati Tasikmalaya dari PAN Deni R Sagara mengaku sudah menghadiri undangan dari DPD PDI Perjuangan. Dia bertemu dengan pengurus DPD PDI Perjuangan, termasuk DPC PDI Perjuangan dan Calon Wakil Bupati dari PKS Tetep Abdul Latip.

”Saya hadir. Ya. Namun saya enggan banyak bicara. Serahkan saja ke DPRD, mekanismenya,” ujarnya.

Calon Wakil Bupati dari PKS KH Tetep Abdul Latip juga mengaku sudah bertemu dengan pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, termasuk DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya.

“Iya saya diundang langsung oleh DPD PDI Perjuangan melalui surat yang diserahkan ke DPD PKS Provinsi Jabar. Saya memenuhi undangan tersebut,” ujarnya.

Tetep mengatakan dalam pertemuan secara resmi tersebut dipertemukan dengan Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat Abdi Yohana, termasuk dengan Ketua DPC PDIP sekaligus Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto dan cabup dari PAN Deni R Sagara.

”Kita tetap serahkan kepada kebijakan partai PKS. Yang pasti saya fatsun terhadap partai untuk diajukan ke DPRD menjadi calon wakil bupati. Sebagai kader apapun yang menjadi keputusan partai diikuti,” ujar dia.

Jika terpilih menjadi wakil bupati, Tetep tetap patuh dan fatsun kepada keputusan partai. Risikonya, dia mengundurkan diri dari jabatan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Dia terpilih kembali menjadi anggota DPRD Jabar.

“Ya tuntutan undang-undangnya seperti itu. Kalau memang terpilih,” tuturnya.

Sementara itu diwawancarai terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Ruhimat mengaku sampai Selasa (23/7), pihak dewan belum menerima usulan dari PDIP dan Bupati Tasikmalaya untuk memilih wakil bupati.

”Kita pada prinsipnya menunggu saja. Adapun terkait perkembangan di partai pengusung soal kesepakatan dua nama calon sudah disepakati, itu kewenangan mereka. Kita di DPRD hanya memproses saja usulan tersebut,” ujar Ruhimat.

Yang jelas, kata Ruhimat, mekanismenya setelah dua nama calon wakil bupati tersebut diusulkan ke DPRD, nanti dipilih diparipurna melalui voting terbuka lewat 50 anggota dewan.

”Nanti dipilih ditentukan satu orang wakil bupati,” ujarnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.