Pilkada Kota Tasik 18 Bulan Lagi, Jabatan Budi-Yusuf Berakhir 2022

110
0
Kalau pengajuan sudah kita lakukan tahun 2019, Tapi setelah nanti disahkan kami akan komunikasi lagi dengan Pemkot.” Ade Zaenul Ketua KPU Kota Tasikmalaya

TAWANG – Pemerintah Pusat sedang menggodok RUU Pemilu yang di antaranya mengatur tentang Pilkada.

Dengan RUU tersebut, Pilkada Kota Tasikmalaya rencananya akan langsung dilaksanakan setelah masa jabatan H Budi Budiman-H M Yusuf selesai pada 2022.

Baca juga : Jasad Penangkap Ikan Warga Cikalong Tasik yang Terserat Arus Sungai Ciwulan Ditemukan

Berdasarkan UU nomor 2016, dimana Kota Tasik akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2024.

Masa jabatan Budi-Yusuf yang habis di tahun 2022 diisi sementara oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Namun saat ini, DPR RI sedang menggodok RUU Pemilu yang di antaranya menunda Pilkada serentak sampai 2027.

Dengan begitu, Kota Tasikmalaya akan langsung melaksanakan Pilkada pada tahun 2022.

Ketua KPU Kota Tasikmalaya Ade Zaenul mengakui salah satu poin dari draf RUU tersebut mengubah waktu pelaksanaan Pilkada.

Disebutkan, kepala daerah hasil Pilkada 2017 akan digantikan oleh hasil Pilkada 2022.

“Sehingga kurang lebih pelaksanaan Pilkada 2022 tinggal 18 bulan lagi, sebab pertengahan 2021 tahapan sudah dimulai,” tuturnya.

Untuk alasannya sendiri, kata Ade, pihaknya tidak mengetahui secara pasti. Pihaknya hanya menunggu RUU tersebut disahkan sebelum melangkah lebih lanjut.

“Tapi yang jelas kita siap melaksanakannya mau itu 2022 atau pun 2024,” katanya.

Pelaksanaan Pilkada yang diubah menjadi 2022, sambung Ade, berdampak pada beberapa hal.

Di antaranya soal kesiapan dana yang harus dicantumkan dalam APBD 2021.

“Kalau pengajuan sudah kita lakukan tahun 2019, Tapi setelah nanti disahkan kami akan komunikasi lagi dengan Pemkot,” tuturnya.

Jika ancaman wabah Covid-19 masih terjadi di tahun 2021, lanjut Ade, maka kebutuhan anggaran bisa lebih besar. Pasalnya, setiap tahapan Pilkada tentunya perlu penerapan protokol kesehatan.

“Tapi entah itu akan disuplai dari pusat, atau dari APBD kita lihat perkembangannya nanti,” katanya.

Baca juga : Bunga Warga Manonjaya Tasik, Korban Perkosaan Ayah Tiri Ngaku Dipaksa & Diancam

Di luar itu, pihaknya juga akan mempersiapkan soal kesekretariatan. Termasuk mengkaji dan mengevaluasi kekurangan di Pemilu sebelumnya.

“Kita akan langsung bergerak setelah RUU ini disahkan,” pungkasnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.