Pilkada Tasik, Lina akan Terus Ikhtiar, Uu: Hatur Nuhun PDI-P

234
0
TERSENYUM. Politisi PPP Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan terima kasih kepada DPP PDI-Perjuangan yang telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan H Ade Sugianto-H Cecep Nurul Yakin (CNY) di Pilkada 2020 kemarin (20/1). firgiawan / Radar Tasikmalaya

TASIK – Politisi senior DPW PPP Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan terima kasih kepada DPP PDI-Perjuangan yang telah mengeluarkan rekomendasi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk pasangan H Ade Sugianto-H Cecep Nurul Yakin (CNY) di Pilkada 2020.

“Hatur nuhun (terima kasih) kepada DPP PDI-Perjuangan yang sudah memberikan peluang, sekaligus perahu partai untuk salah satu kader PPP yaitu Cecep Nurul Yakin,” ujar Uu kepada Radar, Kamis (20/2).

Baca juga : Pilbup Tasik, Pasangan Perseorangan Cekas Serahkan Berkas Persyaratan

Menurut Uu, turunnya rekomendasi paket pasangan Ade-Cecep oleh DPP PDI-P merupakan suatu kehormatan. Sekaligus penghargaan bagi kader PPP. “Mudah-mudahan, apa yang diharapkan DPP PDI-P yang menjadikan kader PPP menjadi pendampingnya bisa sesuai dengan harapan.

Artinya SK DPP PPP nantinya bisa linier dengan DPP PDI-P,” tuturnya.
Sebab, Uu yakin keputusan partai itu merupakan yang terbaik untuk kader PPP.

Sehingga kepada siapa pun kader PPP, harus taat dan patuh terhadap aturan dan keputusan partai yang diperjuangkan.

“Pokoknya keputusan DPP PPP akan menjadi keputusan pribadi dan jamaah serta keluarga besar di PPP. Karena setiap calon memiliki peluang menang, termasuk paket Ade-Cecep ini memiliki kesempatan besar,” tambah Uu.

Saat ditanya soal niat istrinya Hj Lina Marlina Ruzhan maju di Pilkada? Uu mengaku belum bisa berbicara banyak, tetapi dirinya akan memcoba terus berikhtiar.

“Sebagai orang beriman diwajibkan ikhtiar, kalau hasilnya kembali kepada yang maha kuasa. Karena perjuangan itu tidak akan ada akhir,” kata dia.

Lalu ketika ditanya bagaimana nasib istrinya ketika akhirnya Ade-Cecep tetap diusung PDI-P dan PPP? Uu menegaskan sebagai kader partai yang baik, dirinya akan menyarankan sang istri untuk tidak boleh loncat atau pindah partai.

“Saya kan orang yang sudah malang melintang di PPP, masa merusak citra atau mengkhianati partai. Saya dibesarkan PPP, sudah dipopulerkan. Masa di saat partai bersikap karena tidak sesuai harapan, harus beralih haluan,” tegasnya.

Uu menjelaskan Ade Sugianto merupakan pendampingnya dulu selama dua periode memimpin Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga dirinya yakin, Ade Sugianto sudah tahu dan memahami kondisi Tasikmalaya. Di sisi lain, Cecep Nurul Yakin merupakan kader terbaik PPP yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PPP sekaligus Wakil Ketua DPRD.

“Sekalipun dalam politik belum bisa dijadikan sebuah kepastian, kalau memang belum terjadi. Yang namanya gerakan politik tidak ada titik, baru koma, tinggal berjuang untuk menang,” ungkap dia.

Uu berharap apapun keputusan PPP nanti, sebagai kader dirinya harus memperjuangkan dan menjalankan amanahnya. “Terlepas suka atau tidak suka, tetapi ini konsekuensi bagi kader menjalankan keputusan partai,” paparnya.

Namun,kata Uu, SK (surat keputusan) dari DPP PPP hingga kini belum turun. Artinya DPP belum mengeluarkan rekomendasi siapa nama kader yanbg akan diusung di Pilkada Tasikmalaya.”Pemasangan Ade-Cecep ini baru hasil rekomendasi dari DPP PDI-Perjuangan,” tandasnya.

Sebelumnya, diketahui di Pilkada Tasikmalaya 2020, PDI-P kembali menggandeng PPP. Hal ini setelah DPP PDI-P mengumumkan rekomendasi bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk pasangan H Ade Sugianto dan H Cecep Nurul Yakin (CNY) maju sebagai paket pasangan, Rabu (19/2) di Kantor DPP PDI-Perjuangan Jalan Diponegoro No 58 Menteng Jakarta Pusat.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya H Demi Hamzah Rahadian mengatakan fakta politik saat ini merupakan representasi dari komunikasi yang dibangun bersama antara PDI-P dan PPP.

”Memang kebersamaan kami (PDI-P- PPP) sudah terjalin dengan baik di periode-periode sebelumnya. Sehingga wajar dan sudah seharusnya kembali bersama untuk Pilkada 2020.,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Baca juga : Pilbup Pangandaran, Pendaftaran Calon Perseorangan Sampai 23 Februari 2020

Namun, kata Demi, sekarang posisinya berbeda. Dulu PDI-P mengambil posisi wakil, sekarang dari PPP. ”Karena kekuasaan ini adalah kebersamaan, dalam upaya membangun Kabupaten Tasikmalaya lebih hade (bagus) dan yakin (meyakinkan),” paparnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.