Pilkada Tetap 9 Desember, Golkar Jabar: Protokol Kesehatan Harus Dijaga

159
0
radartasikmalaya.com
Ketua DPD Golkar Jabar, Ade Barkah saat menghadiri pendidikan politik dan saba desa di Sukaresik Kabupaten Tasik, Rabu (23/09) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KABUPATEN TASIK – Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember nanti sempat diwacanakan bakal ditunda karena pandemi Covid-19.

Namun, kenyataannya hingga Rabu hari ini (23/09), tahapan Pilkada seperti di Kabupaten Tasikmalaya tetap berjalan. Hal ini menandakan bahwa Pilkada 2020 tetap berjalan.

DPD Golkar Jawa Barat pun antusias mendapat kabar tersebut. Bahkan, tadi siang mereka melalukan pendidikan dan saba desa di Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasik mengumpulkan para kader terbaik di dapil tersebut.

“Kita pada dasarnya mengikuti sepenuhnya keputusan pemerintah,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah kepada radartasikmalaya.com, Rabu sore.

“Namun yang jelas jika melihat perkembangan bahwa Mendagri, KPU dan DPR RI telah memutuskan bahwa Pilkada tetap dilaksanakan 9 Desember ini,” sambungnya.

Terang Ade, yang ditemui usai membuka pendidikan dan saba desa di Sukaresik walaupun tetap berjalan pada 9 Desember nanti semua pihak yang terlibat di arena pertarungan pesta demokrasi harus tetap menjaga protokol kesehatan.

“Karena Covid-19 itu nyata. Banyak teman-teman kita yang kena. Jadi bagaimanapun dan semeriah apapun pesta demokrasi Pilkada harus tetap menjaga protokol kesehatan,” terangnya.

Jadi, tambah Ade, dalam pesta demokrasi kali ini semua pihak mencoba pesta demokrasi dengan cara tak hura-hura serta tetap menjaga jarak atau social distancing.

“Kita hormati demokrasi sesuai cara yang dianjurkan pemerintah dan saya pikir Pilkada ini sangat mendesak dan dibutuhkan untuk legalitas pimpinan di daerah. Kan tak bagus kalau semua di Plt-kan,” tambahnya.

Sedangkan terkait pendidikan dan saba desa ini diikuti semua ketua PK dan PD di Kabupaten Tasik untuk mengstater mesin politik Golkar di Pilkada 2020 ini.

“Karena Golkar itu kalau sudah panas sulit dilawan yang lain. Insya Allah kita menang di Pilkada Tasik. Saya sudah berkeliling dari kemarin ke Tasik Utara juga. Antusias kader kita untuk pasangan Wani luar biasa,” katanya.

Dia pun mengaku telah menginstruksikan seluruh anggota Fraksi Golkar di 8 daerah di Jabar untuk memenangkan jagoan dari Golkar di Pilkada.

Ade menegaskan, sanksi tegas menanti jika ada anggota fraksi, kader dan fungsionaris Golkar yang melawan kebijakan partai.

“Saya tegaskan kepada anggota Fraksi Golkar di 8 daerah yang melaksanakan Pilkada untuk berjuang memenangkan jagoan Golkar,” tegasnya.

Sebab, tukas dia, anggota Fraksi Golkar itu baik DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kota dan Kabupaten wajib bergerak masif memenangkan calon yang diusung Golkar pada perhelatan Pilkada serentak.

Adapun jika ditemukan atau didapatkan laporan tidak mentaati kebijakan partai, kemudian laporan itu benar maka akan diberikan sanksi.

Begitu pun bagi para kader dan fungsionaris dari Golkar melanggar dengan mendukung calon dari partai lain, maka akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan partai hingga pemecatan.

“Jangan sampai melakukan tindakan melawan kebijakan partai, tidak patuh, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan partai, dan bahkan bisa sampai pada pemecatan,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.