Pilkades Rawan Konflik

19

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2018 di 39 desa dari 20 kecamatan rawan menimbulkan konflik. Maka dari itu, semua pihak harus bersama-sama menjaga kondusivitas pada pilkades serentak di Kabupaten Ciamis itu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis Lili Romli menjelaskan pilkades itu rawan konflik lantaran ruang lingkup lebih kecil. Setiap kandidat saling berdekatan. Maka dari itu, jalinan kekeluargaan harus tetap terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman. “Kami harapkan setelah ada yang terpilih bisa membangun bersama-sama demi kemajuan desanya,” tuturnya kepada wartawan usai deklarasi damai Pilkades Serentak 2018 di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Selasa (6/11).

Dia meminta setiap calon kades mematuhi aturan dan melaksanakan tahapan pilkades secara damai, aman, sopan, bermartabat dan penuh tanggung jawab. Harus siap menang atau kalah. “Kami mengharapkan selalu menjaga kondusivitas,” paparnya.

Menurut Lili, seharusnya pada tahun ini ada 40 desa yang melaksanakan pilkades. Hanya saja ada satu desa yang sudah tiga kali membuka penerimaan calon kades, tidak ada yang mendaftar. Sehingga desa ini akan diikutkan pada periode berikutnya. Sementara jumlah kandidat yang akan mengikuti pilkades serentak itu sebanyak 122 orang.

Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin menyatakan sejauh ini pelaksanaan tahapan pilkades berjalan lancar. Diharapkan pilkades ini bisa melahirkan pemimpin terbaik. Semua stakeholders harus membantu menyukseskannya. “Kami mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menjaga kondusivitas,” jelas Iing. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.