Pilkades Serentak di Ciamis Digelar Agustus 2020

759
0
ISTIMEWA RAPAT. Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya MM memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan SKPD terkait pelaksanaan pilkades, Senin (6/7).

CIAMIS – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak direncanakan pada Agustus 2020.

Hal itu muncul setelah dilaksanakannya Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan SKPD terkait yang dipimpin langsung Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Senin (6/7).

Baca juga : MWC NU Cikoneng Ciamis Santuni Anak Yatim

Herdiat mengatakan, di Kabupaten Ciamis ada 143 desa yang akan menyelenggarakan pilkades serentak.

Awalnya jadwal pelaksanaan pada 20 Maret 2020, tapi karena pandemi Covid-19 waktunya dimundurkan dan baru ada pembahasan saat ini.

Kata dia, walaupun pilkades serentak sudah mulai dibahas untuk waktu pelaksanaannya, pada intinya nanti tetap wajib menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga : 4 Kesalahpahaman Umum tentang Forex

“Dalam rapat kali ini, untuk waktu pelaksanaan direncanakan pada pertengahan Agustus 2020. Sedangkan teknisnya akan kami kaji dan persiapan oleh SKPD terkait,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, dibutuhkan pengamanan ekstra yang ditempatkan di setiap TPS. Hal itu untuk menjaga masyarakat dan penyelenggara menerapkan protokol kesehatan penegahan Covid-19.

“Untuk kesiapan personil dari Polres Ciamis dan Kodim 0613 yang dapat turun ke lapangan. Tahapan pilkades hanya meneruskan tahapan sebelumnya, tidak mengulangi tahapan yang sudah diselenggarakan,” katanya.

“Ketika Covid-19 terkendali pelaksanaan pilkades bisa dilakukan, semoga level kewaspadaan Covid-19 membaik dengan kerja optimal yang dilakukan Gugus Tugas Kabupaten Ciamis nantinya,” katanya, menambahkan.

Ketua DPRD Kabupaten Ciamis H Nanang Permana mengatakan, dengan diundurnya tahapan pilkades kemarin mengharuskan panitia pemilihan meng-upgrade kembali data pemilih baru yang masuk usia hak pilih.

“Kemudian kami sarankan agar optimal dalam penerapan physical distancing di setiap TPS agar jumlah pemilihnya di angka maksimal 500 orang. Diharapkan penyelenggaraan pemilihan bisa sebelum 17 Agustus 2020 dilaksanakan. Mengingat kebutuhan figur kades di setiap desanya masing-masing,” ujarnya.

Kapolres Ciamis AKPB Dony Eka Putra mengatakan, berkaitan dengan maklumat Covid-19 dari Kapolri telah dicabut. Namun untuk sosialisasi dan edukasi terkait penanganan pencegahan Covid-19 tetap dilaksanakan.

“Kami kepolisian mendukung kebijakan bupati Ciamis terkait pilkades. Kebetulan bersamaan dengan Pilkada Pangandaran, perlu dipertimbangkan terkait kesiapan jumlah personil yang bisa ikut turun dalam pengamanan pilkades,” paparnya.

Dandim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio menambahkan, terkait penanganan Covid-19 masyarakat memiliki berbagai latar belakang pendapat.

Sebagian di antaranya ada yang mengalami rasa bosan dan kejenuhan akan pandemi Covid-19. Ada segi positif, tapi negatifnya lebih berbahaya dengan mulai terlihat diabaikannya protokol kesehatan.

Baca juga : Asep Maoshul Affandy Sampaikan 4 Pilar Kebangsaan di Desa Linggasari Ciamis

Kata dia, TNI mewanti-wanti prajurit jangan sampai tertular, untuk Ciamis jangan kendor dalam sosialisasi Covid-19. Dalam pengamanan kerumunan perlu dikoordinasikan, terutam pengamanan di area perdagangan, penjualan atau toko yang menimbulkan kerumunan agar ditegur.

“Kami dari Kodim akan terus mendukung gugus tugas. Kaitan pilkades berharap ada solusi terbaik agar pilkades segera dilaksanakan,” katanya. (rls/isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.