Jokowi Nomor 01, Prabowo Nomor 02

Pilpres yang Riang Gembira

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin mendapat nomor urut satu dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mendapat nomor urut dua sebagai peserta Pemilu Presiden 2019.

Hal tersebut dituangkan dalam keputusan KPU RI nomor 1142/PL.02.2-Kpt/06/KPU/IX/2018 tentang penetapan nomor urut calon peserta pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden.

Setelah ditetapkan sebagai paslon nomor urut satu Joko Widodo dan KH Maruf Amin diberikan kesempatan pertama untuk pidato politiknya.

Jokowi langsung mengawali dengan mengucapkan syukur kepada tuhan yang maha kuasa. Ia mengatakan nomor satu adalah nomor yang diperebutkan saat ini. “Kita patut bersyukur pada Allah SWT. Kami Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin mendapatkan nomor satu.

Satu memang yang diperebutkan, adalah RI satu,” katanya di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9).

Kemudian, Jokowi mengingatkan meskipun pada Pilpres sekarang menjadi lawan, tetapi di luar harus tetap menjadi sahabat selamanya. “Silahturahmi di antara kita jangan menjadi tidak baik. Meskipun kita berkompetisi, saya berharap masih bisa bertelepon dengan Prabowo dan Sandi, karena memang mereka berdua adalah sahabat saya,” kata Jokowi. “Pada kesempatan yang baik ini saya ingin mengajak semuanya, dalam rangka pilpres yang aman, damai, dan nyaman dengan hal yang positif dan memajukan Indonesia,” tambah Jokowi.

Jokowi mengharapkan persaingan Pilpres mengedepankan kedewasaan rakyat dalam berdemokrasi. “Kontestasi politik ini kita beradu program, gagasan, adu ide, adu rekam jejak, adu prestasi. Mari kita saling menghormati, jangan saling mencemooh, karena itu bukan nilai yang kita anut, yakni keindonesiaan,” sambungnya.

“Memang untuk memajukan negara ini, kata dia, banyak rintangan, banyak hambatan, banyak perlawanan tetapi tidak boleh kita menyerah. Hanya ada satu pilihan Indonesia maju,” tutupnya.

Sementara itu, Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno yang mendapatkan nomor urut dua juga diberikan kesempatan pidato politiknya. “Saya mengajak seluruh pihak untuk menyongsong Pemilu 2019 khususnya Pilpres dengan damai dan riang gembira, sama dengan Pak Jokowi, saya harap dan berkeinginan serta seluruh rakyat Indonesia marilah kita laksanakan pemilu dengan damai dan kekeluargaan, dengan cara damai untuk bangsa, bukan untuk cari kesalahan atau kekurangan masing-masing. Kita harus rasakan, kita semua satu keluarga besar yakni NKRI,” ujar Prabowo.

Dalam pidato tersebut Prabowo menegaskan kepada semua pihak untuk tidak saling mengejek dan merendahkan satu sama lainnya. Hal itu, menurutnya demi satu tujuan yaitu memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tak sampai disitu, Prabowo selanjutnya mengajak semua pihak, baik para relawan dan masyarakat pendukung mampu menahan diri dan bersikap tenang dalam meyongsong Pemilu 2019. “Saya harap semua pihak selalu bersikap tenang, bersikap tidak emosional, menahan diri. Marilah kita menyongsong proses demokrasi dengan baik dengan tenang. Kita harap semua tugas dilaksanakan sebaiknya demi masa depan anak dan cucu kita,” tandasnya. (fin)

loading...