Pimpinam DPRD Garut juga Dilaporkan ke Polda Jabar, Diduga Ini Motifnya..

90
0

GARUT – Salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Garut yang diduga melakukan ancaman pembunuhan, selain dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Garut, juga diadukan ke Polda Jabar.

“Ia benar, setelah korban mendapatkan ancaman pembunuhan melalui pesan whatsapp, selin lapor ke BK kami juga buat laporan ke pihak kepolisian di Polda Jabar, ” ujar Kuasa hukum pelapor, Sam Yosef, saat dihubungi Rakyat Garut, Rabu (15/4).

Menurut dia, laporan yang dilakukan kepada dua institusi ini, karena kliennya merasa terancam dari pesan yang disampaikan salah satu pimpinan dewan itu.

“Kami memilih jalur hukum agar kasus tersebut bisa diselesaikan. Posisi klien saya, sekarang terancam jiwanya,” kata Yosef.

Berita terkait : Ancam Membunuh, Pimpinan DPRD Garut Dilaporkan ke BK

Laporan ke pihak kepolisian ini, ungkap Yosef, sudan dilakukan pada 6 April 2020, ke Polda Jabar. Laporan tersebut terkait dugaan ancaman dengan pasal 45 B Undang-undang ITE.

Bukti ancaman pembunuhan tersebut, lanjut dia, sudah diserahkan ke Polda Jabar saat membuat laporan. Yakni berupa tangkapan layar percakapan whatsapp.

“Kami juga sudah menyerahkan buktinya ke BK. Kami minta BK segera mendalami dan memprosesnya,” terangnya.

Yosep menambahkan, untuk motif mengancam akan membunuh kliennya, diduga karena si pengancam khawatir dengan kliennya yang mempunyai dokumentasi video, foto, dan screenshoot whatsapp terkait hubungan gelap pimpinan dewan tersebut.

“Klain saya punya dokumen itu. Khawatir bocor, jadi mengancam seperti itu (akan membunuh),” tandasnya.

(yana taryana)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.