Pimpinan Ponpes Miftahul Huda Penuhi Panggilan Polres Tasikmalaya

10196

TASIK – Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya KH Abdul Aziz Affandy memenuhi panggilan Polres Tasikmalaya Kota Selasa (12/3).

KH Aziz dimintai keterangan sebagai saksi terkait acara riyadloh di Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh, Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

Kepada Radar, KH Aziz mengaku hadir memenuhi panggilan dari Polres Tasikmalaya Kota sekitar pukul 08.30. Dia menjelaskan terkait pidatonya saat acara riyadloh keagamaan di Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh.

“Saya mendapatkan undangan dari pihak kepolisian, maka saya penuhi panggilan tersebut sebagai warga negara yang baik dan patuh terhadap aturan,” ujar KH Aziz saat dihubungi kemarin.

Saat diminta keterangan, kata KH Aziz, dirinya diberikan beberapa pertanyaan oleh polisi. KH Aziz diminta menjelaskan pidato kebangsaan yang ia sampaikan dalam acara tersebut.

“Saat itu, saya diundang dalam acara di Sulalatul Huda oleh pimpinannya (KH Aminudin Busthomi, Red). Saya datang dalam kapasitas tamu undangan. Untuk mengisi acara pidato kebangsaan dan riyadloh keagamaan,” jelasnya.

Adapun materi yang disampaikan saat pidato, KH Aziz mengaku menjelaskan seputar materi agar umat harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mempelajari ilmu agama dan akhlak yang beradab dalam kehidupan beragama. “Hanya itu saja,” tuturnya.

Sementara itu, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan terkait pemeriksaan terhadap pimpinan Ponpes Miftahul Huda Manonjaya itu.

Ketika hendak dikonfirmasi Kapolres Tasikmalaya AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK SH melalui ajudannya mengarahkan untuk mewawancarai Kasat Reskrim, sekitar pukul 15.00. Namun demikian AKP Dadang Sudiantoro SH MH saat itu sedang melaksanakan tugas di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pelanggaran pemilu pada deklarasi dukungan terhadap pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 di Ponpes Sulalatul Huda, Cihideung dinaikkan menjadi penyidikan.

“Sudah dinaikkan prosesnya ke tahapan penyidikan,” ujar Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Ijang Jamaludin. Hal itu dikatakan Ijang usai mengisi talk show di Radar TV, Jumat malam (1/3). (dik/rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.