PJJ di Kota Tasik Diperpanjang

63
0
BERBINCANG. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Mohammad Dani (tengah) berdiskusi dengan guru honorer di Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Selasa (26/1). Sementara itu, pelaksaan PJJ diperpanjang seiring adanya perpanjangan PPKM.
BERBINCANG. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Mohammad Dani (tengah) berdiskusi dengan guru honorer di Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Selasa (26/1). Sementara itu, pelaksaan PJJ diperpanjang seiring adanya perpanjangan PPKM.
Loading...

TASIK – Dikarenakan masih terdapat lonjakan kasus Covid-19, maka sesuai keputusan pemerintah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 8 Februari 2021. Hal itu berpengaruh kepada kebijakan Satgas Covid-19 pada sektor pendidikan, khususnya untuk penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) diundur kembali.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Mohammad Dani mengatakan, harapan sekolah untuk PTM peluangnya kecil. Itu melalui keputusan pemerintah untuk memperpanjang pemberlakukan PPKM di Jawa-Bali.

“PPKM diperpanjang sampai 8 Februari bisa mempengaruhi keputusan pemerintah Kota Tasikmalaya. Terutama untuk sektor pendidikan kemungkinan masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ),” katanya kepada Radar, Selasa (26/1).

Jadi keputusan masih diberlakukan PJJ, pihak sedang menunggu surat edaran yang baru dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, karena memang belum keluar.

“Mengenai diperpanjang atau tidaknya sekolah menjalankan PJJ, kita belum menerima suratnya. Sementara masih menggunakan sistem pembelajaran daring dan luring,” ujarnya.

loading...

Pengawas jenjang SD Kota Tasikmalaya Asep Supriadi menjelaskan sampai saat ini belum ada pembukaan PTM. Oleh karena itu, ia terus memotivasi agar sekolah mengusahakan untuk mempersiapkan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19.

“Dari sekolah bisa mempersiapkan sarana dan prasarana peduli kesehatan dan izin kepada masyarakat. Serta sudah menyiapkan teknis pembelajaran yang bisa mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Dengan adanya kesiapan satuan pendidikan untuk menjalankan proses pembelajaran tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 semoga jadi bahan acuan kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan PTM. “Sebagai panduan PTM, sekolah diminta mengisi instrumen ke laman Kemendikbud di http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar/ yang sudah diisi kemarin (17/1).

Sedangkan untuk pembaharuan data secara berkala dilakukan pada 31 Januari,” ujarnya.
Tujuan pengisian tersebut, sambung Asep, agar Kemendikbud melaksanakan verifikasi dan validasi hasil isian data kesiapan dari sekolah.

“Dengan demikian sekolah harus memenuhi persyaratan protokol kesehatan jika ingin tatap muka yang ketat. Agar bersama-sama melawan Covid-19,” katanya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.