Pjs Bupati Pangandaran Ajak PHRI Cegah Covid-19

71
0

PANGANDARAN – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Pangandaran Dani Ramdan mengajak semua pengusaha hotel dan restoran bersama-sama mencegah penularan Covid-19 di kawasan objek wisata Pangandaran.

Ia menyampaikan pencegahan terhadap Covid-19 harus terus dilakukan Pemkab Pangandaran. Salah satu yang jadi fokus utama adalah di kawasan objek wisata.

“Dengan datangnya wisatawan dari berbagai daerah, maka kita tidak dapat terlena dan tetap harus waspada. Jangan sampai dibukanya objek wisata malah menjadi masalah, apalagi di daerah lain terjadi peningkatan jumlah kasus positif Covid-19,” ungkap Dani usai melakukan pertemuan dengan pengurus PHRI Kamis (1/10).

Baca juga : PMII STIT NU Pangandaran Soroti Netralitas ASN di Pilkada

Penerapan protokol kesehatan, seperti 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer) di berbagai kegiatan indoor, baik itu di hotel ataupun restoran, harus terus dilakukan. Karena masih berpotensi terjadinya penularan.

“Dan teman-teman PHRI sudah menjalankan protokol kesehatan di tempat usahanya masing-masing, terus tingkatkan kwaspadaan,” jelasnya.

Dani mengatakan bahwa jika sampai terjadi kluster di kawasan objek wisata, maka yang akan terdampak adalah perekonomian masyarakat.

“Maka dari itu protokol kesehatan harus tetap di aplikasikan, jangan sampai kawasan wisata ini ditutup kembali,” jelasnya.

Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana menyampaikan terima kasih kepada pemerintah bahwa di tengah pandemi Covid-19 yang belum ada tanda-tanda berakhir, namun telah memberikan izin membuka operasional seluruh objek wisata di Kabupaten Pangandaran.

“Alhamdulillah dengan dibukanya objek wisata, perekonomian pelaku usaha kembali menggeliat walau belum disebut pulih,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Untuk itu, kata Agus, PHRI terus berupaya melakukan edukasi baik ke hotel dan restoran serta wisatawan. Hal ini dilakukan karena tidak ingin ditutup lagi akibat adanya cluster di sektor wisata.

“Kami akan terus berusaha mematuhi protokol kesehatan, karena jika sudah ditutup akibat kasus Covid-19 akan sulit dibuka lagi,” ujarnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.