PKB Akan Tetap Oposisi

37
0
Ahmad Irfan Alawi

PANGANDARAN – Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jawa Barat Ahmad Irfan tetap berkomitmen untuk menjadi oposisi di Kabupaten Pangandaran.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat 2014-2019 ini mengatakan menjadi oposisi adalah upaya untuk menjadikan demokrasi tetap seimbang di Kabupaten Pangandaran. Artinya oposisi bukan berati berperan sebagai musuh.”Sekuat-kuatnya pemerintah, ia tidak akan bisa membangun dengan baik tanpa adanya kontrol,” ujarnya kepada Radar, Jumat (22/11).

Semua elemen masyarakat dan kalangan apa saja bisa memberikan kritik dan masukan kepada pemerintahan. ”Semua yang punya ide dan gagasan untuk pembanngunan di Pangandaran, berhak memberikan masukan,” ucapnya.

Karena, menurut dia, pembangunan yang dilakukan bukan hanya bisa dinikmati pemerintah saja, tetapi juga untuk dinikmati oleh masyarakat Pangandaran pada umumnya. ”Jadi semua memiliki hak yang sama,” tuturnya.

Sementara untuk menghadapi Pilkada 2020, PKB akan mencoba mengusung dengan partai lain, karena mereka hanya memiliki lima kursi di DPRD. ”Berarti kita ini membutuhkan minimal tiga kursi lagi, kalau lebih banyak jadi lebih baik,” ujarnya.

Menurut dia, setidaknya ada kurang dari 20 kursi lagi yang belum menentukan sikap. ”Komunikasi dengan siapapun tetap kita lakukan,” ungkapnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.