PKB Garut Tak Akomodir Tokoh NU

165
0

TAROGONG KALER – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut dinilai tidak mengakomodir semua tokoh Nahdatul Ulama (NU) dalam penjaringan bakal calon kepala daerah di Pilkada Garut 2018 mendatang.
“Kalau melihat dari sudut pandang yang lain memang benar tidak mengakomodir semuanya,” ujar Wakil Sekretaris PC NU Kabupaten Garut, Aceng Hilman Umar Basori kepada Rakyat Garut, Selasa (7/11).
Hilman mengatakan tidak terakomodirnya sebagian tokoh NU ini, karena dalam pelaksanaan penjaringan tersebut memang PKB tidak ada koordinasi secara kelembagaan dengan PC NU Kabupaten Garut. “PKB sebagai anak kandung NU memang harusnya ada koordinasi secara kelembagaan dengan PC NU,” katanya.
Meski begitu, kata dia, PC NU tidak bisa ikut campur dalam penjaringan tersebut, karena wilayah internal PKB. Termasuk merekomendasikan seseorang untuk bisa maju di Pilkada Garut dari PKB. “Sampai saat ini kami secara lembaga PC NU tidak pernah memberikan rekomendasi satu orang pun kepada PKB,” terangnya.
Menurut dia, mengenai dua kandidat yang saat ini sudah diusulkan ke DPP PKB dan mengkalim bahwa itu hasil usulan dan kesepakatan para pengurus dan sesepuh NU di Kabupaten Garut, itu tidak benar. “Kalau dukungan person bisa jadi, tetapi kalau usulan lembaga tidak mungkin,” terangnya.
Hilman memang menyayangkan hanya dua orang yang diusulkan ke DPP PKB menjadi bakal calon kepala daerah. Pasalnya, masih banyak tokoh NU Kabupaten Garut yang layak memimpin Garut kedepan seperti H Abdusy Syakur Amin, Agus Hamdani serta para tokoh-tokoh yang lainnya. “Kalau bagus ya sebanyak-banyaknya, biar ada pilihan mana yang terbaik,” ungkapnya.
Meski keputusan PKB hanya mengusukan dua nama, kata dia, pihaknya tidak akan berbuat apa-apa dan tidak akan ikut campur, karena itu ranah rumah tangga PKB.
“NU tidak berpolitik praktis, sehingga tidak menyiapkan calon. Kami hanya memberikan arahan saja untuk memilih pemimpin yang track record-nya bagus,” paparnya.
Sementara itu, Sekertaris DPC PKB Kabupaten Garut Subhan Rohmansyah mengatakan dua bakal calon kepala daerah yang diajukan ke DPP PKB yakni H Raden Marlan dan H Dadan Hidayatuloh merupakan rekomendasi daeri sesepuh dan para tokoh NU di Kabupaten Garut. “Memang para sesepuh NU ini tidak secara vulgar dalam memberi usulan kedua calon ini, tapi kami yakin itu merupakan keputusan NU,” paparnya.
Subhan mengatakan pihaknya berani mengajukan dua nama itu, karena PKB biasanya akan mendahulukan usulan dari sesepuh NU ketimbang usulan dari yang lainnya. “NU kan orang tua kami, jadi tidak mungkin menjerumuskan anaknya, pasti memberikan yang terbaik,”tandasnya.
Maka dari itu, kata dia, saat ini PKB terus mendorong dua bakal calon tersebut ke DPP agar digodok dan bisa menentukan siapa yang pantas maju di Pilkada Garut 2018 mendatang. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.