PKB, Golkar & Gerindra Usung Adang Hadari di Pilbup Pangandaran

427
0
PENGUKUHAN. Partai Golkar, PKB, Gerindra dan sebagian pengurus PAC PPP di Pangandaran sepakat berkoalisi di Pilkada 2020, Rabu (11/3). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
PENGUKUHAN. Partai Golkar, PKB, Gerindra dan sebagian pengurus PAC PPP di Pangandaran sepakat berkoalisi di Pilkada 2020, Rabu (11/3). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – H Adang Hadari belum menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon bupati di Pilkada 2020. Meski sudah banyak dorongan dari partai politik dan masyarakat.

Adang mengaku  dirinya belum bisa bersikap atas dorongan dari partai politik tersebut.

“Saya belum bisa jawab sekarang, dulu saya ditugaskan dan dipaksa partai untuk maju, dengan situasi sekarang ini saya belum bisa menjawabnya” ungkap Adang kepada wartawan Rabu (11/3).

Baca Juga : Golkar dan PKB Pangandaran Usung H Adang Jadi Bupati

Menurutnya, walaupun koalisi partai antara PKB,Golkar dan Gerindra sudah dikukuhkan, itu artinya pencalonan bupati dan wakil bupati terbuka bagi siapapun.

“Saya sendiri belum mendaftar kembali,  karena  usulan yang sebelumnya gagal,” jelas Adang yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Pangandaran.

Adang dengan tegas ingin di survei terlebih dahulu, jika nantinya  jadi mencalonkan sebagai bakal calon bupati.

“Keputusan yang diambil nanti akan berdampak besar, saya harus menimbang dan mengukurnya sebelum memutuskan,  saya ingin tahu berapa jumlah dukungan kepada saya, “ ucapnya.

BERKOALISI. Tiga parpol di Pangandaran PKB, Golkar dan Gerindra menyepakati koalisi menghadapi Pilkada Pangandaran 2020.
BERKOALISI. Tiga parpol di Pangandaran PKB, Golkar dan Gerindra menyepakati koalisi menghadapi Pilkada Pangandaran 2020.

Saat ditanya mengenai hubungan dengan Jeje pasca Golkar dan PDI bercerai? Adang menyebutkan hubungan mereka masih berjalan dengan baik.

“Kalian lihat saya masih ketawa-ketawa, biasa saja,” ujarnya.

Baca Juga : Pilkada Pangandaran, PDIP Bentuk Jeje-Ujang, Adang tak Merasa Dikhianati

Menurutnya, keputusan PDIP yang lebih memilih Ujang Endin ketimbang dirinya merupakan sebuah hal lumrah di dunia politik.

“Bagi orang politik itu bukan sebuah kezaliman, tapi sesuatu yang biasa,” ucapnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran Jalaludin mengatakan koalisi yang dinamakan Pangandaran Bangkit  Bersatu tetap memilih H Adang sebagai bakal calon bupati dan untuk posisi wakil bupati ada lima orang calon.

“Ya ada sekitar lima orang mereka berasal dari kalangan pengusaha, tokoh partai, birokrat dan lain-lain,” ujarnya.

Tidak menutup kemungkinan, kata dia, H Supratman yang mendaftar lewat jalur independen, juga masuk bursa sebagai alternatif bakal calon wakil bupati. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.