PKB Was-Was PDIP Usung Ridwan Kamil

230
0
Ridwan Kamil

JAKARTA – Partai Kebang­kitan Bangsa (PKB) merasa was-was dan ketakutan jika PDIP ikut mengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2018. Pasalnya, dapat dipastikan kader partai yang dinakhodai Muhaimin Iskandar itu tak akan kebagian jatah calon wakil gubernur. Lantaran, porsi tersebut akan diambil oleh kader dari partai berlambang moncong putih.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB, Jazilul Fawaid menyayangkan sikap Ridwan Kamil yang terlalu lama menentukan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya di Pilkada Jawa Barat 2018. Dia menyarankan cawagub pendamping Ridwan Kamil segera disepakati.

Hal ini, sambung Jazilul, mengantisipasi pecahnya koalisi pendukung Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil) yang kini diisi PKB, PPP dan NasDem. Kekhawatiran bakal pecah jika PDIP merapat. Sebab, PDIP tentu akan ikut menawarkan nama kader menjadi cawagub Emil. “Kalau enggak begitu malah semua, PDIP yang masuk nanti semua partai keluar malah masalah kan,” ujarnya kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (28/12). Untuk itu, Jazilul berharap, tiga partai pendukung Emil untuk tetap kompak sekaligus mencermati dinamika politik yang terjadi di Pilgub Jabar. Tujuannya agar bisa memenangkan persaingan. “Kan namanya pilkada itu kan targetnya bagaimana memenangkan, makanya solidnya koalisi dan pasangan yang diusung itu sangat menentukan gitu,” tegasnya.

Jazilul menambahkan sejak awal PKB menawarkan nama Maman Imanulhaq dan Syaiful Huda menjadi cawagub Emil. Pihaknya tak mempersoalkan jika nama Maman dan Huda harus diuji elektabilitasnya berdasarkan survei dan kajian. Sayangnya, hasil survei hingga saat ini belum disampaikan. PKB, akan menarik dukungan jika masalah cawagub Emil tidak mendapatkan titik terang. “PKB juga bisa menarik dukungan jika nanti pembicaraan atau solusi tidak win win solution, utamanya terkait dengan posisi di cawagubnya,” tukas Jazilul. Sementara, Wasekjen PDIP, Eriko Sutarduga mengatakan, partainya menjadi satu-satunya partai yang belum menentukan sikap baik soal koalisi atau calon yang akan diusung di pilkada Jawa Barat. Namun, partainya menyiapkan tiga opsi.

Pertama, sambung Eriko, PDIP akan berjuang sendiri dan mengusung skenario pasangan kader internal dengan internal atau kader internal dengan eksternal. Nama-nama kader internal yang dilirik diantaranya Ketua DPD Jawa Barat, TB Hasanuddin, Puti Guntur Soekarnoputra, Bupati Majalengka Sutrisno hingga Rieke Diah Pitaloka.

Sementara di kalangan eksternal, ada nama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Wakalemdikpol Anton Charliyan. “Kita sudah menyiapkan tiga opsi, pertama kita maju sendiri,” kata Eriko saat dihubungi, Kamis (28/12).

Loading...

Eriko menyebut opsi kedua yakni, berkomunikasi dengan PPP, PKB dan Hanura untuk membicarakan kemungkinan koalisi sekaligus menentukan cagub Jabar baru. Atau, opsi terakhir, membuka peluang kembali mendukung Ridwan Kamil bersama PPP, PKB dan NasDem. Opsi ini terbuka jika Emil sapaan Ridwan Kamil belum menentukan calon wakilnya. “Kami membuka diri bila mana RK melakukan komunikasi dengan kita. Karena dengan PPP, PKB belum ada kepastian masalah wakil,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Eriko, saat ini partainya belum menjalin komunikasi dengan PKB, PPP, NasDem, Hanura hingga Golkar. PDIP masih mengevaluasi dinamika di Jabar dan membuka diri bagi partai lain yang ingin bergabung. “Belum ada (komunikasi, red). Tetapi perkembangan baru kita membuka diri. Sampai pendaftaran terakhir, di samping itu kita PDIP punya,” klaim Eriko.

Hanura Merapat RK
Beredar informasi bahwa Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi mendukung Ridwan Kamil sebagai calon gubenur (cagub) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.
Ketua Tim Pilkada Partai Hanura, Hari Untung Siregar membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan dukungan kepada Ridwan Kamil di Pilgub Jabar. (aen/ce1/gwn/JPC)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.