PKKM Tingkatkan Kompetensi Kepala Madrasah

472
0

TASIK – Pengawas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kota Tasikmalaya melakukan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) MI swasta tingkat Kota Tasikmalaya di MI Pasirangin Bungursari Kota Tasikmalaya Kamis (19/12). Kegiatan ini bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-74 Kementerian Agama (Kemenag).

Pengawas MI Kota Tasikmalaya Hj N Titin Fatimah MSi mengatakan, PKKM untuk MI swasta ini merupakan suatu proses pengumpulan, pengolahan dan analisis agar mengetahui data rancangan kegiatan madrasah dalam kegiatan belajar mengajar siswa dan guru.

Lanjutnya, kegiatan ini untuk mengetahui kualitas kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya yaitu usaha mengembangkan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, pelaksanaan supervisi kepada guru dan tenaga pendidik, dan hasil kinerja kepala madrasah.

“Tujuannya mengejar madrasah lebih baik sesuai dengan tagline Madrasah Hebat dan Bermartabat. Ketika usaha pengembangan sudah hebat jadi nanti madrasahnya juga hebat,” katanya kepada Radar, Kamis (19/12).

Penilaian kinerja tahunan ini, lanjutnya, sesuai dengan peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 58 tahun 2017.


Lanjutnya, ada lima MI yang dipilih pengawas untuk PKKM dalam Lomba HAB Kemeneag yakni MI Pasirangin, MI Jidris Assalam, MI Asshulaha Cieurih, MI MUI Sindangwargi dan MI Manarul Huda Ciburuyan.

“Kita menggambil sample MI yang ditunjuk oleh pengawas untuk PKKM pertama ini, dengan menghimpun informasi sebagai dasar untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi kepala madrasah di Kota Tasikmalaya,” ujar dia.

Sambung Hj N Titin, dengan PKKM ini berharap kompetensi kepala madrasah meningkat dan kinerjanya lebih baik lagi.

Kepala MI Pasirangin Yeti Masroyati SPdI menjelaskan PKKM ini sebagai evaluasi dari tugas utama kepala madrasah dari pelaksanaan tugas manajerial, usaha mengembangkan madrasah, pengembangan kewirausahaan dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan.

Menurutnya, adanya penilaian ini sangat positif untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas kepala madrasah.

“Jadi ketika ada kekurangan bisa diperbaiki dan dilengkapi nantinya sehingga adanya kemajuan madrasah,” katanya.

Di samping itu, pada kegiatan ini dilakukan evaluasi kegiatan yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan di MI. Kegiatan tersebut seperti salat Duha bersama-sama, salat Zuhur berjamaah dan kegiatan ekstrakurikuler. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.