PKL Bakal Kembali Berjualan di Andesit, Jika..

88
AUDIENSI. Suasana audiensi para PKL, DPRD Kota Tasik, Dishub, Satpol PP dan Disperindag, Selasa (13/8). rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

INDIHIANG – Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Pedagang Masyarakat Tasikmalaya (Pepmatas) melakukan audensi dengan DPRD Kota Tasikmalaya dan pihak instansi lainnya terkait nasib mereka untuk berjualan.

Pasalnya belum lama ini, mereka ditertibkan Pemkot Tasik dari lokasi awal berjualan di batu Andesit Taman Kota depan Masjid Agung.

Itu disebakan andesit dikembalikan fungsinya menjadi jalan umum untuk dilewati kendaraan menuju kawasan pertokoan Cihideung.

Akhirnya untuk sementara para PKL ini masih bisa berjualan di pinggir jalan depan Masjid Agung. Khususnya PKL mainan ditempatkan di Taman Kota. Maka, Selasa (13/8), PKL melakukan audiensi ke DPRD untuk mempertanyakan nasib mereka.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim mengatakan, kesimpulan dari audensi ini adalah sementara PKL pakaian akan berdagang di Andesit, Rabu (14/8) dengan sistem tutup buka atau pada jam tertentu saja.

“Sedangkan PKL lainnya akan memanfaatkan lahan parkiran eks Setda Kabupaten Tasik di pinggir Taman Kota untuk melakukan aktivitas usaha. Tetapi ini harus seizin dari pihak Pemkab Tasik,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com usai audeinsi.

“Tak hanya itu, PKL juga bisa menggunakan jalan baru itu untuk berjualan kuliner dan mainan di samping kiri-kanan Masjid Agung. Tapi tetap, itu semua harus menunggu izin dari Pemkab Tasik,” sambungnya.

Jelas dia, di Rabu (14/8) pihaknya tak keberatan jika PKL ini kembali berjualan di Batu Andesit karena sifatnya darurat. “Tapi sementara saja dan di jalan terusan Mayor Utarya juga. Ini sambil menunggu izin dari Pemkab agar bisa menggunakan parkiran eks Setda,” jelasnya.

Sebab, tukas dia, hasil audiensi ini secepatnya dibuat nota komisi untuk diteruskan ke Pemkot Tasik agar disegerakan pengurusan izin ke Pemkab Tasik. “Dan tentunya saya pun akan berkordinasi dengan Bupati (Ade Sugianto) terkait hal ini,” tukasnya.

Sementara itu dikatakan Pembina Pepmatas, Nanang Jurjamil, pihaknya juga menunggu kejelasan pihak DPRD yang berkoordinasi dengan Dishub terkait menggunakan kembali Andesit untuk berjualan di waktu tertentu dengan sistem tutup buka.

“Ya mungkin Rabu akan ada penutupan Andesit untuk kamj berjualan. Karena Minggu kemarin para pedagang busana muslimnya berjualan di trotoar dan ternyata makin kumuh. Jadi kami akan minta kembalikan ke batu andesit dengan pertimbangan bahwa itu sifatnya insidentil dan temporer,” tuturnya.

Jelas dia, pihaknya juga menunggu kejelasan dari Pemkot soal izin menggunakan eks Setda Kabupaten Tasik. “Kami juga menunggu kordinasi Pemkot dan Pemkab Tasikmalaya mengenai pemanfaatan lahan eks Setda. Kalau diizinkan maka semua akan dipindahkan ke sana, area parkir pemkab dan jalan terusan Mayor Utarya,” tukasnya. (rez)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.