PKL di HZ Tak Akan Ditertibkan

160
0
PKL berderet di badan Jalan HZ Mustofa memakai lahan parkir, Dokumen. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kota Tasikmalaya tidak akan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang menjual pakaian di badan Jalan HZ Musotfa. Instansi penegak perda itu lebih fokus pada pengendalian keamanan di lapangan.

Kasi Ketertiban Umum (Tibum) Dinas Satpol PP dan Damkar Hendih Junaedi menyebut penertiban stan-stan yang berdiri di badan HZ Mustofa tidak bisa langsung dilakukan begitu saja. Tetapi perlu kajian dan pertimbangan yang sangat matang. Maka dari itu, pihaknya saat ini lebih memprioritaskan pengamanan situasi di lapangan. “Kita juga mencegah persoalan baru yang bisa terjadi, makanya tidak bisa sembarangan,” kata dia kepada Radar, Selasa (28/5). Satpol PP, kata Hendih, bukan berarti diam saja dengan kondisi tersebut. Sebelumnya meskipun ada stan berdiri, masih ada pengendara yang memarkirkan sepeda motor di depan stan. “Kita tertibkan sehingga tidak menghalangi arus lalu lintas,” ujar dia.

Sementara itu, pemakaian lahan parkir oleh stan-stan pakaian itu akan berdampak pada merosotnya retribusi parkir. “Ya pasti berkurang,” ujar Kadishub Kota Tasikmalaya H Aay Zaini Dahlan. Untuk menanggulangi hal itu, pihaknya melakukan pendekatan secara persuasif di lapangan. Pasalnya, Dishub tidak punya kapasitas dalam penertiban PKL. “Susah kalau kita harus melakukan penertiban,” katanya.

Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Tasikmalaya Hamzah Diningrat pesimis retribusi parkir jelang Ramadan ini bisa normal. Bila retribusi kurang dari target, maka akan dilakukan penggantian di bulan depan. “Karena mau tidak mau kami harus menutupi kekurangan bulan ini,” tuturnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.