PKL tak Boleh Jualan di Alun-alun Kota Banjar

113
0
PENERTIBAN. Anggota Satpol PP Kota Banjar mengangkut lapak PKL yang ditinggal di Alun-Alun Kota Banjar ke kantor Satpol PP Kota Banjar kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
PENERTIBAN. Anggota Satpol PP Kota Banjar mengangkut lapak PKL yang ditinggal di Alun-Alun Kota Banjar ke kantor Satpol PP Kota Banjar kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjar menertibkan lapak dan tempat duduk milik pedagang kaki lima (PKL) yang disimpan di Alun-Alun Kota Banjar.

Penertiban dilakukan lantaran PKL tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk tidak berdagang sementara waktu.

“Ini berdasarkan surat edaran dari wali kota Banjar untuk sementara waktu pedagang tidak boleh berjualan di Alun-Alun Kota Banjar,” ujar Kepala Dinas Satpol PP Kota Banjar Edi

Nurjaman dikantornya Senin (27/4). Pihaknya menertibkan lapak PKL yang ditinggalkan pedagang di alun-alun.

Dia menegaskan pedagang yang mau mengambil lapak atau tempat duduknya dipersilakan ke kantor Satpol PP Kota Banjar. Namun pedagang tetap tidak diperbolehkan berjualan di Alun-Alun Kota Banjar.

Baca Juga : Tim Medis Postif Corona, Puskesmas Purwaharja 1 Kota Banjar Tutup Pelayanan

Loading...

Kata dia, larangan berjualan di Alun-Alun Kota Banjar dilakukan sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19.

“Adanya para pedagang akan menimbulkan kerumunan orang, maka tidak boleh terjadi, apalagi ini di pusat keramaian seperti di alun-alun,” tegasnya.

Dirinya mengajak para pedagang ber­sama-sama memutus penyebaran Covid-19 di Kota Banjar, terlebih kasus positif Covid-19 terus bertambah.

“Kita akan kerahkan petugas di sekitar alun-alun Kota Banjar, jika masih ada yang membandel berjualan akan dibubarkan,” tegasnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.