PKL Tamkot Dibubarkan Tanpa Relokasi

34
AKTIVITAS PKL. Kawasan andesit di Taman Kota (Tamkot) dijadikan tempat pedagang kaki lima (PKL), Jumat (15/2). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Kota (Tamkot) tanpa ada relokasi. Pemerintah ingin menjadikan kawasan tersebut sesuai dengan fungsinya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM-Perindag) Kota Tasikmalaya H M Firmansyah menyatakan pihaknya tidak mengeluarkan surat rekomendasi penertiban PKL di Tamkot. Adapun surat edaran penertiban itu merupakan inisiatif Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar). “Saya acungi jempol dengan rencana Satpol PP,” ujar dia kepada Radar, Jumat (15/2).

Mengenai solusi relokasi PKL, Firman menyebut tidak ada rencana tersebut. Hal itu karena tidak ada lokasi yang bisa dijadikan tempat relokasi. “Jadi mau direlokasi ke mana,” tuturnya.

Menurut dia, penertiban PKL tidak serta-merta harus direlokasi. Secara aturan, kawasan andesit tersebut bukan untuk berjualan, melainkan fasilitas publik. “Jadi jangan menganggap penertiban itu harus ada relokasi,” katanya.

Aktivis muda Enan Suherlan menyebutkan pemerintah sudah tepat bila ingin menertibkan PKL di kawasan Tamkot. Namun, seharusnya itu dilakukan sejak awal. “Kenapa ini baru sekarang, kemarin kenapa dibiarkan,” ujarnya.

Seharusnya, pemerintah bersikap tegas ketika awal mula PKL masuk ke area andesit. Sekarang, dengan jumlah PKL yang semakin menjamur, proses penertiban bisa menuai polemik. “Meskipun tujuannya menegakkan aturan, tapi akan muncul asumsi pemerintah mengganggu urusan perut para pedagang karena sebelumnya dibiarkan dan merasa nyaman mencari nafkah di situ,” katanya.

Dia tidak menganggap para pedagang tidak bersalah. Namun, ada yang aneh dengan cara pemerintah menegakkan aturan. “Apa yang terjadi saat ini adalah efek pembiaran dari pemerintah,” ujar dia. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.