PKPU Melarang Pasang Gambar Calon Bupati di Angkum

120
0

SINGAPARNA – Poster atau stiker bergambar calon bupati atau wakil bupati Tasikmalaya masih banyak terpasang di kaca belakang kendaraan angkutan umum (angkum), Jumat (16/10).

Menyikapi hal itu Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya akan segera menertibkannya.

Dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Kampanye, pemasangan gambar atau stiker bergambar calon di angkutan umum seperti angkot dan elf dilarang.

Baca juga : Azies Dinilai Mampu Bangkitkan Industri Rumahan di Kabupaten Tasikmalaya

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Istianah menjelaskan, pemasangan poster atau stiker di kaca kendaraan umum melanggar PKPU 11 Tahun 2020 tentang Kampanye.

“Karena angkutan umum merupakan fasilitas publik yang jelas dalam aturannya tidak boleh digunakan sebagai media kampanye.

Yang diperbolehkan itu penempelan poster, stiker atau logo di mobil pasangan calon atau tim kampanye saja,” terang Istianah kepada Radar, Jumat (16/10).

Menurut dia, KPU sudah melakukan koordinasi dengan Bawaslu dan Dinas Perhubungan (Dishub) terkait pemasangan stiker calon pada kaca kendaraan umum untuk ditertibkan. Karena aturannya sudah jelas dan melanggar.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda SIP mengatakan, Bawaslu akan melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) dan alat peraga sosialisasi (APS) yang melanggar ketentuan, zonasi termasuk di angkutan umum.

Baca juga : 19 Tahun Kota Tasik, Harus Berani Lahirkan Inovator Ekonomi

Dodi mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP untuk menertibkan stiker atau gambar calon pada kendaraan umum seperti angkot dan elf.

“Termasuk akan melakukan penertiban APK dan APS yang terpampang pada kaca kendaraan angkutan umum. Kita setiap hari terus bergerak, jika ada yang melanggar kita tertibkan bersama Satpol-PP dan Dishub minggu depan,” terang dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.