Pengusung Diminta Segera Lakukan Langkah Strategis

PKS Optimis Wabup Tasikmalaya Tetap Terisi

48
0
Loading...

SINGAPARNA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Tasikmalaya tetap optimis pengisian jabatan wakil bupati (wabup) bisa terlaksana. Walaupun dari sisi aturan sudah tidak menjadi kewajiban apabila dilaksanakan April nanti.

Ketua DPD PKS Kabupaten Tasikmalaya, Dadi Supriadi mengatakan memang dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, sisa masa jabatan yang wajib diisi harus lebih dari 18 bulan. Sampai saat ini, memang tinggal satu bulan lagi kewajiban mengisi wabup, tapi PKS optimis tidak mengacu aturan wakil bupati pun tetap diisi. “Kami yakin pemilihan wakil bupati tetap dilaksanakan walaupun setelah pemilu atau April 2019,” ujarnya saat dihubungi Radar, Rabu (20/3).

Lanjut dia, PKS optimis karena proses pengisian jabatan wabup ini sudah berjalan. Mulai dari mendapatkan rekomendasi serta SK untuk Tetep Abdulatip sebagai cawabup hingga mengusulkannya ke PDI Perjuangan.

Terpisah, pengamat politik, sosial dan pemerintahan Tasikmalaya Asep M Tamam meminta partai pengusung segera melakukan langkah strategis. Apabila tidak ingin gigit jari karena batas waktu pengisian wabup kedaluarsa. “Lobi-lobi harus terus dilakukan untuk membangun konsolidasi yang kuat, baik itu ke partai politik atau DPRD,” terangnya.

Lanjut Asep, batas kewajiban pengisian jabatan wabup harus dijadikan motivasi bagi partai pengusung. Mereka harus terus mendorong supaya jabatan orang nomor dua di Kabupaten Tasikmalaya ini terisi sesuai aturan undang-undang.

Loading...

Lanjut dia, partai pengusung jangan jalan di tempat menunggu sikap PDIP yang masih berkutat pada instruksi pengurus pusat. Sehingga peluang mengusulkan cawabup habis oleh waktu dan pengusung dengan kadernya yang mendapatkan SK dari DPP-nya menjadi sirna. “Kemudian, hanya bisa gigit jari, karena upaya pengusulan wakil habis oleh waktu,” paparnya.

Selain itu, kata Asep, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto terlihat sudah nyaman tanpa adanya wakil bupati. Itu terlihat sampai saat ini masih stabil dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya.

“Selama ini langkah kinerja bupati Ade bagus, positif, tidak banyak sensasi. Akan tetapi, ada harapan sebagian masyarakat termasuk pengusung kehadiran wabup sebagai penyeimbang,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya, Daud Ripai terkait sisa waktu dalam pengisian wakil bupati, melalui sambungan teleponnya belum memberikan jawaban. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.