Bupati Berang Melihat Hasil Pembangunan RS Malangbong

Plafon Sudah Jebol, Tembok Retak

20
0
MENGECEK BANGUNAN. Bupati Garut H Rudy Gunawan mengecek kondisi bangunan Rumah Sakit Malangbong tahap satu Kamis (8/8).

MALANGBONG – Bupati Garut H Rudy Gunawan naik pitam ketika meresmikan pembangunan Rumah Sakit Malangbong tahap kedua. Dia kecewa. Selain karena pembangunan rumah sakit molor satu tahun, hasil pekerjaan tahap satu pun tak sesuai yang diharapkan.

“Sebenarnya saya sudah malas datang ke sini (Malangbong). Lihat, masa pembangunannya seperti ini,” ujarnya kepada wartawan usai peletakan batu pertama pembangunan tahap dua RS Malangbong Kamis (8/8).

Menurut dia, kondisi bangunan tahap satu RS Malangbong sudah rusak, meski baru satu tahun tidak digunakan. Selain itu, dia menduga banyak bahan bangunan yang digunakan tidak sesuai spesifikasi yang diajukan saat pengajuan proyek. “Lihat plafon sudah jebol, tembok retak. Ini pintunya juga tidak sesuai pengajuan. Ini harus diganti,” katanya sambil memeriksa bangunan.

Dia meminta Dinas Kesehatan mengganti konsultan pembangunan RS Malangbong. “Kalau pemborong dan konsultannya benar, Rumah Sakit Malangbong pada bulan Januari 2019 sudah bisa digunakan, tetapi kenyataannya tidak,” ujarnya.

Rudy menerangkan RS Malangbong dibangun menggunakan APBD senilai Rp 8 miliar dan dikerjakan dalam dua tahap. Rencananya rumah sakit tipe C ini akan dibangun dua lantai dengan menyediakan 60 tempat tidur. “Sekarang kami rencanakan rumah sakit ini bisa beroperasi pada Januari 2020,” katanya.

Dia mengatakan RS Malangbong diperuntukkan bagi masyarakat di Garut Utara, seperti Limbangan, Selaawi, Kersamanah, Cibatu, Malangbong dan wilayah sekitarnya. “Ini kan rujukan dari Puskesmas. Selain ini nanti juga ada rumah sakit swasta di wilayah Utara,” ujarnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.