Plang FPI Ciamis Jadi Front Persatuan Islam, Ini Nama-nama Deklaratornya..

386
0
Loading...

CIAMIS – Terkait pembubaran FPI oleh pemerintah, FPI Ciamis ikut berganti nama menjadi DPD Front Persatuan Islam Jawa Barat.

Ketua DPD FPI Jawa Barat, KH Ma’sum Achmad Hasan menyampaikan bahwa FPI bukan tujuan, melainkan hanya kendaraan untuk sebuah perjuangan.

Karena, ada FPI atau tidak ada FPI, amar ma’ ruf nahi munkar tetap wajib di jalankan.

“Perjuangan para kader FPI dimana saja tetap berjalan. Kami dan kawan-kawan yang ada di FPI tidak pernah menjadikan FPI sebagai tujuan perjuangan,” UU jar Ma’sum kepada Radar, Jumat (1/1) .

“Selama kami hidup, tugas amar ma’ruf nahi munkar akan tetap kami lakukan. Karena itu kewajiban dari Allah bukan dari manusia,” ucap

Loading...

Ma’sum menegaskan, pihaknya bukan koruptor, gembong narkoba, gembong teroris, pelacur, curanmor, penista agama, makar negara, pro asing dan aseng.

Pihaknya tidak menjual aset negara, taat bayar pajak.

“Musibah dimana-mana kami bantu. Jangankan merugikan negara uang jatah ORMAS pun selama FPI berdiri sesenpun gak pernah di ambil. Kami terus membantu muslim Palestina sampai punya mesjid dan RSU di gaza,” terangnya.

“Kalau kami dituduh radikal, siapa yang sudah di bunuh olek kami? Justru kami yang di bunuh, jangankan bunuh manusia, FPI bunuk kucing orang pun gak pernah,” sambung Ma’sum yang juga Penasehat Umum Ponpes Miftahul Huda Utsmaniyyah Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis .

Ma’sum menyampaikan, Alhamdulillah telah resmi dideklarasikan wadah baru perjuanga Front Persatuan Islam (FPI) untuk melanjutkan perjuangan amar ma,ruf nahi munkar, bela agama dan negera.

Adapun deklarator dari Front Persatuan Islam adalah;

Habib Abu Fihir Alattas
KH. Tb. Abdurrahman Anwar
KH. Ahmad Sabri Lubis
H. Munarman
KH. Abdul Qadir Aka
KH. Awit Mashuri,
Ust. Haris Ubaidillah,
Habib Idrus Al Habsyi,
Ust Idrus Hasan,
Habib Ali Alattas SH
Habib Ali Alattas S Kom,
H I Tuankota Basalamah
Habib Syafiq Alaydrus SH
H Baharuzaman SH
Amir Ortega
Syahroji
H Waluyo
Joko, M Luthfi SH.

“Itulah nama-nama yang akan berjuang di wadah baru Front Persatuan Islam,” ungkap Ma’sum.

Bahkan pihanya sudah bikin sekretariat baru dan plang baru , DPD FPI JAWA BARAT (Pront Persatuan Islam) di Jalan Raya Cihaurbeuti No 999 Dusun Cikole Cijulang Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis.

Dimana pihaknya pasang baligo besar juga di depan sekretariat, dengan menempelkan enam syuhada yang meninggal dunia.

“Kami akan tetap fokus usut tuntas tragedi pembantaian 6 syuhada laskar FPI. Makanya ayo tegakan kebenaran ayo lawan semua kedzaliman ayo usut tuntas kejahatan HAM dan bebaskan Imam Besar Habib Rizieq Syihab,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II l, Bayasari Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis, KH Nonop Hanafi menanggapi persoalan FPI.

Jika menurut prosodur, kata dia, pembubaran organisasi itu harus dibuat di pengadilan.

Andaipun terjadi pembubaran langsung itu merupakan kewenangan yang tengah berkuasa.

“Jadi bagi kami sebagai masyarakat hanya bisa menyaksikan. Pada intinya ada ataupun tidak ada FPI, kerja dakwah amar ma,ruf nahi munkar tetap harus dijalankan seluruh manusia muslim,” tegasnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.