Plaza Asia Tampilkan Jampana Millenials

31
KARNAVAL. Board of Director Plaza Asia Tjong Djoen Mien bersama tim berfoto usai karnaval TOF 2018 Minggu (14/10). Plaza Asia menghadirkan karnaval bertema Jampana Millenials.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Plaza Asia Tasikmalaya berpartisipasi dalam karnaval Tasikmalaya October Festival (TOF) 2018 Minggu (14/10).

Pihaknya menampilkan karnaval bertema Jampana Millenials. Walaupun persiapannya hanya seminggu, tim karnaval Plaza Asia berhasil memukau masyarakat.

Manager Marketing Plaza Asia Lucy Sosilawaty menjelaskan, Jampana Millenials dikemas dalam tampilan perahu hiu simbol dari Teejay Waterpark. Kepala hiu raksasa tersebut dilengkapi dengan hiasan bordir produk khas Tasikmalaya.

“Ini adalah simbol dari wahana permainan air yang melambangkan keberadaan dari Teejay Waterpark, salah satu tempat wisata kebanggaan Kota Tasikmalaya dan sudah dikenal secara nasional,” ujar Lucy kepada Radar, Senin (15/10).

Perahu hiu tersebut diiringi dengan kolaborasi antara barongsai imut, ponggawa, Akang dan Neng IBOM (Inner Beauty Of Mendong) serta wanoja geulis yang membawa hasil bumi tatar Sunda dengan tampilan secara modern.

“Jampana Millenials ini merupakan kolaborasi unsur tradisional, modern dan budaya etnis,” katanya.

Lucy menjelaskan, pembuatan IBOM dari mendong merupakan lambang dari hasil kerajinan khas tatar Sunda menjadi tampilan wayang perempuan dan laki-laki yang disebut Akang dan Neng IBOM.

“Adapun barongsai adalah seni budaya dari China yang sudah tidak asing lagi di Kota Tasikmalaya karena sering dipermainkan dan dipertontonkan di Plaza Asia, yang menandakan unsur kebersamaan dan keragaman budaya di Tasikmalaya dapat diterima dengan baik,” katanya.

Dalam karnaval tersebut ada juga ponggawa yang merupakan ikon pembawa bendera yang mewakili Pemkot Tasik­malaya, Wonderful of In­do­nesia, Tasik October Festival dan Plaza Asia yang men­dukung moto Tasik Kreatif Tasik Resik.

Adapun wanoja geulis me­rupakan sosok seorang putri Sunda yang siap meng­ha­rumkan daerahnya dengan kepintarannya dalam mengelola sebuah usaha dari nol menjadi sebuah bisnis yang berkembang dengan luas di era milenials.

Dari Jampana Millenials ini, sambungnya, terciptalah satu konsep yang saling menunjang di era globalisasi.

“Di perahu hiu itu kami membawa aneka buah-buahan dan snack, maknanya agar pasar tradisional tetap eksis dan tidak terkikis. Pasar modern mengangkat para petani, nelayan dan pengusaha UMKM untuk menciptakan sebuah produk tradisional menjadi kemasan yang menarik dan kekinian,” urainya.

Lucy berharap, pada karnaval kali ini Plaza Asia bisa menjadi juara seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah tahun sebelumnya Plaza Asia sudah 4 kali menjadi juara karnaval,” pungkasnya. (na)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.