PMI Kabupaten Pangandaran Belum Memiliki Sekretariat

231
0
AKAN DITAMBAH. Tahun depan, Pemkab Pangandaran berencana menambah mobil pemadam kebakaran. Saat ini Pemkab Pangandaran memiliki dua mobil. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pangandaran hingga saat ini belum memiliki kantor dan Unit Transfusi Darah (UTD).

Pengurusan PMI yang baru bergerak untuk segera membentuk UTD di kabupaten termuda di Jawa Barat ini.

Ketua PMI Kabupaten Pangandaran Hj Ida Nurlela mengatakan pihaknya akan mencoba untuk mengakomodir pembangunan sekretariat PMI dan UTD, karena kebutuhan darah akan semakin meningkat seiring dengan beroperasinya RSUD Kabupaten Pangandaran.

”Biayanya cukup untuk pengadaan UTD, satu alatnya itu Rp 1,5 miliar,” ujarnya kepada Radar Jumat (28/6).

Menurut Ida, pihaknya juga akan mencoba berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk pembangunan Sekretariat PMI dan alat UTD. ”Mudah-mudahan saja bisa cepat terealisasikan,” katanya.

Saat ini, meski belum memiliki UTD, pendonor darah di Kabupaten Pangandaran cukup antusias. Hal itu bisa dilihat di setiap ada kegiatan donor darah.

Loading...

”Sementara kami juga sering mengadakan donor darah, bekerja sama dengan PMI Ciamis dan Banjar, yang sudah memiliki UTD ” ucapnya.

Untuk pengadaan barang lainnya, seperti kendaraan operasional dan lain-lain, pihak PMI akan melakukan invetarisir terlebih dahulu. ”Agar bisa diketahui mana yang belum dan sudah kita punyai,” terangnya.

Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari mengatakan untuk kebutuhan darah di Kabupaten Pangandaran baru bisa diketahui setelah RSUD Kabupaten Pangandaran berdiri.

”Nanti kapasitas rumah sakit yang menghitung. Intinya kita menargetkan adanya bank darah di Pangandaran,” ujarnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.