PMII Garut Kecewa Lagi

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pimpinan Cabang Kabupaten Garut menggelar aksi penolakan terhadap revisi Undang-Undang MD3. Mereka juga menyuarakan perlunya evaluasi kerja DPRD selama empat tahun terakhir di halaman gedung DPRD Garut.

“Kami kembali kecewa terhadap DPRD Kabupaten Garut dan ini bukan hanya sekali. Dalam aksi UU MD3 dan evaluasi kinerja DPRD Garut, kami tak ditemui ketua dewan maupun anggota,” ujar Ketua PC PMII Garut Andriyana kepada Rakyat Garut, Senin (12/3).

Akibat perlakuan itu, mahasiswa mendesak dilakukannya perombakan struktur di DPRD. Mereka juga mengancam akan kembali melakukan aksi untuk mendorong dilakukannya perombakan.

“Kita yakini bahwa pimpinan DPRD tak sanggup dan tak bisa menjadi sosok yang bisa memimpin DPRD. Apalagi jika UU MD3 ini berlaku, maka sudah pasti DPR akan tertutup dan tak mau mendengarkan kritik dari masyarakat. Hari ini saja belum sah UU MD3, DPRD Garut sudah tertutup,” katanya.

Menurutnya, dibanding periode sebelumnya, DPRD Garut sekarang sangat eksklusif. Lembaga ini layak diberi julukan lembaga permakluman. Sebab, setiap kali mahasiswa mengajukan permohonan untuk dilaksanakan audiensi, surat permakluman selalu menjadi balasan DPRD.

“Kami dari PC PMII Garut akan mendesak agar (pemerintah) segera mengobati penyakit di DPRD Garut,” pungkasnya. (obi)

loading...