PMII Pangandaran Ajak Seluruh Warga Jaga Kondusivitas

38
0
Pilkada
Loading...

PANGANDARAN – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pangandaran mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan bijak dalam menerima hasil Pilkada 2020. Sehingga semuanya bisa kembali bersatu membangun Kabupaten Pangandaran lebih baik.

Aktivis PMII Pangandaran Wifki Mubarok mengatakan, menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pangandaran setelah Pilkada 2020 adalah tanggungjawab semuanya.

“Kami dari PMII juga berkomitmen untuk ikut menjaga kondusivitas pasca pemilihan bupati (Pilbup) Pangandaran,” ungkapnya saat menghubungi Radar, Rabu (16/12).

Kata dia, masyarakat juga harus memahami bahwasanya saat ini masih pandemi Covid-19. Jadi harus bijak dalam melakukan setiap kegiatan di luar ruangan.

“Tentunya kita harus berhati-hati, jangan sampai kondisi yang tidak kondusif pascapilkada, misalnya malah memunculkan kluster baru,” jelasnya.

Baca juga : Ribuan Massa Minta Bawaslu Pangandaran Usut Tuntas Laporan Pelanggaran Pilkada

Ia mengatakan, bahwa masyarakat Kabupaten Pangandaran memang sepatutnya bersatu kembali dan menghilangkan identitas pendukung 01 dan 02 di Pilkada Pangandaran. “Semuanya adalah masyarakat Pangandaran, jadi sudah sepantasnya semua bersatu,” ujarnya.

Kata dia, tidak elok rasanya jika suasana kampanye masih terus berlanjut pascapenetapan hasil Pilkada 2020. “Saatnya menjalankan akitivitas seperti biasanya, normal kembali,” ucapnya.

Ketua PC NU Kabupaten Pangandaran Hilal Farid Turmudzi mengatakan, gesekan antar masyarakat saat pilkada justru banyak terjadi di akar rumput, hal ini dikhawatirkan dapat berlarut bila tidak segera diatasi.

“Pilkada memang telah kita laksanakan bersama, tetapi menjaga kondusivitasnya pascapilkada di akar rumput adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.